Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto: IST

Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto: IST

Pulihkan Gardu Listrik, PLN Juga Salurkan Bantuan Korban Banjir

Sabtu, 4 Januari 2020 | 11:40 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Tidak hanya fokus menyalakan listrik, PLN juga hadir menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir. Total penyaluran bantuan yang telah disalurkan PLN untuk korban terdampak banjir sebesar Rp 610 juta dalam bentuk makanan siap santap, baju, selimut, obat-obatan, makanan bayi, popok bayi, dan air mineral.

Selain itu, PLN juga membuka posko dapur umum di tiga lokasi, yaitu Cengkareng, Pondok Gede, dan Cempaka Putih. Melalui dapur umum tersebut, PLN berhasil membuat dan menyalurkan 2.230 porsi makanan untuk korban banjir di sekitar lokasi dapur umum.

"Sebagai BUMN tentu kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, semoga kehadiran kami dapat membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah," kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR, I Made Suprateka dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (4/1).

Petugas PLN mengecek kondisi kelistrikan di jakarta. Foto: dok. PLN
Petugas PLN mengecek kondisi kelistrikan di jakarta. Foto: dok. PLN

PLN terus melakukan pemeriksaan dan pembersihan gardu-gardu distribusi yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.

Terpantau hingga pukul 10.00 WIB, 95,5% gardu distribusi terdampak banjir telah menyala. Dari total 6.318 gardu distribusi terdampak banjir, PLN telah menyalakan sebanyak 6.036 Gardu distribusi, atau 95.5% gardu dan sisa 282 gardu distribusi masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.

Wilayah yang masih banyak mengalami pemadaman di wilayah Banten Selatan dengan total 86 gardu distribusi. Sementara wilayah lainnya sebagian besar telah menyala.

"Untuk Banten Selatan banjirnya cukup parah, karena banjir bandang dan longsor memutuskan akses jalan di kabupaten lebak. sehingga listriknya belum bisa kami nyalakan," ujar Made.

Untuk mempercepat proses pemeriksaan, hari ini PLN juga menerjunkan 3.337 personil, termasuk tambahan personil yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Personil tersebut diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penyalaan kembali gardu-gardu distribusi yang aman.

Sebelum menyalakan aliran listrik, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.

“Sebelum menyalakan listrik di rumah, warga juga harus berhati-hati, pastikan peralatan listrik di rumah sudah bersih dan kering sebelum digunakan, karena ini juga berpotensi menyebabkan tersetrum,” imbuh Made.

Untuk wilayah yang masih mengalami pemadaman, PLN juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan genset.

"Mungkin masyarakat sangat ingin menyalakan listrik, karena listrik PLN belum aman untuk dinyalakan, warga menggunakan genset karena merasa rumahnya sudah aman dari banjir. Padahal instalasi listriknya masih belum aman, ini juga harus diperhatikan, karena berpotensi tersetrum," pungkas Made.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN