Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PKT di bidang jalan dan jembatan tercatat telah menyerap 714.268 HOK.

PKT di bidang jalan dan jembatan tercatat telah menyerap 714.268 HOK.

PUPR 2021 Alokasikan Rp 7 T untuk PKT Jalan dan Jembatan

Kamis, 4 Maret 2021 | 10:23 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga pada Tahun Anggaran (TA) 2021 mengalokasikan anggaran Rp7,465 triliun untuk program Padat Karya Tunai (PKT) dengan target serapan 15.225.029 Hari Orang Kerja (HOK).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat atau warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

Selain bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi dan peningkatan daya beli masyarakat, PKT juga dimaksudkan untuk mendistribusikan dana hingga ke desa atau pelosok.

"Pola pelaksanaan PKT nantinya harus memerhatikan protokol kesehatan seperti physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Basuki dalam keterangan resminya yang diterima Investor Daily, Kamis (4/3).

PKT Non Rutin atau pekerjaan penanganan di bidang pembangunan jalan dan jembatan serta preservasi.
PKT Non Rutin atau pekerjaan penanganan di bidang pembangunan jalan dan jembatan serta preservasi.

Untuk program PKT 2021, secara total Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 23,24 triliun dengan sasaran serapan tenaga kerja sebanyak 1,23 juta orang.

Hingga awal Maret 2021, PKT di bidang jalan dan jembatan tercatat telah menyerap 714.268 HOK. Pekerjaan dilaksanakan di seluruh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Ditjen Bina Marga yang mencakup penanganan ruas jalan nasional di seluruh Indonesia.

PKT di Ditjen Bina Marga terbagi menjadi beberapa jenis yaitu PKT Rutin, PKT Revitalisasi Drainase, PKT Non Rutin, PKT Jalan Tol serta PKT Tambahan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Untuk pekerjaan PKT Rutin seperti preservasi jalan senilai Rp 1,05 triliun yang bertujuan untuk pembersihan median jalan dan pengecatan marka.

Selain jalan, dilakukan juga pemeliharaan rutin jembatan menggunakan skema swadaya masyarakat dengan anggaran sebesar Rp 460 miliar semisal untuk pengecatan rangka jembatan.

Pembenahan drainase sebagai bagian tidak terpisahkan dari ruas jalan untuk meningkatkan kualitas layanan jalan nasional.
Pembenahan drainase sebagai bagian tidak terpisahkan dari ruas jalan untuk meningkatkan kualitas layanan jalan nasional.

Sedangkan PKT Non Rutin adalah pekerjaan penanganan di bidang pembangunan jalan dan jembatan serta preservasi. Sementara PKT Jalan Tol dilaksanakan untuk pekerjaan operasi dan konstruksi. Adapun PKT Tambahan PEN mencakup pekerjaan revitalisasi drainase, perbaikan lereng, bronjong, pernaikan minor jembatan dan perkerasan bahu.

Pada tahun 2021, Kementerian PUPR menganggarakab Rp 1,5 triliun untuk PKT revitalisasi drainase jalan. Pembenahan drainase merupakan bagian tidak terpisahkan dari ruas jalan untuk meningkatkan kualitas layanan jalan nasional.

Pembangunan drainase pada ruas jalan nasional mendesak dilakukan mengingat sifat aspal yang mudah rusak apabila terendam air. Daya rusak jalan juga akan meningkat empat kali lipat bilamana dilintasi kendaraan bermuatan yang melebihi batas maksimal (tonase).  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN