Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KA cepat Jakarta-Bandung

KA cepat Jakarta-Bandung

PUPR Hentikan Sementara Kegiatan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung

Gora Kunjana, Sabtu, 29 Februari 2020 | 11:40 WIB

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perumahan dan Pekerjaan Umum (PUPR) memutuskan menghentikan sementara pembangunan Proyek Kereta Cepat (High Speed Railway) Jakarta-Bandung sehubungan dengan kondisi layanan Jalan Tol Jakarta - Cikampek dan Purbaleunyi akhir - akhir ini yang terdampak akibat pembangunan proyek tersebut. 

Demikian dikemukakan Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, selaku Ketua Komite Keselamatan Konstruksi, Danis H Sumadilaga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (29/2/2020).

“Pembangunan proyek tersebut kurang memperhatikan kelancaran akses keluar masuk jalan tol sehingga berdampak terhadap kelancaran jalan tol dan jalan non tol,” kata Danis.

Menurut dia, pembangunan proyek tersebut kurang memperhatikan manajemen proyek dimana terjadi pembiaran penumpukan material pada bahu jalan sehingga mengganggu fungsi drainase, kebersihan jalan dan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, pembangunan proyek tersebut menimbulkan genangan air pada Tol Jakarta-Cikampek yang menyebabkan kemacetan luar biasa pada ruas jalan tol dan mengganggu kelancaran logistik.

“Pengelolaan sistem drainase yang buruk dan keterlambatannya pembangunan saluran drainase sesuai kapasitas yang telah terputus oleh kegiatan proyek menyebabkan banjir di jalan tol,” ujarnya.

Lebih jauh Danis mengatakan, adanya pembangunan pilar LRT yang dikerjakan oleh PT KCIC di KM 3 +800 tanpa izin, berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dia mengatakan, pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keselamatan lingkungan, dan keselamatan publik belum memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku di lndonesia.

Berkaitan dengan kondisi tersebut di atas, kata Danis, kegiatan pembangunan Proyek Kereta Gepat (High Speed Raitwayl Jakarta - Bandung yang dikerjakan oleh Srnohydrc diberhentikan selama 2 (dua) minggu sejak tanggal 2 Maret 2020.

Menurut Danis, pekerjaan dapat dilanjutkan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh atas pengelolaan pelaksanaan konstruksi yang sepenuhnya mengikuti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21lPRTlMl2019 Tentang SMKK yang menjamin keselamatan konstruksi, pekerja, lingkungan, dan publik, yang disetujui oleh Komite Keselamatan Konstruksi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN