Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PUPR melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km

PUPR melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km

PUPR Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Malaysia 966,59 Km

Selasa, 28 Juli 2020 | 00:49 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km untuk meningkatkan konektivitas di wilayah perbatasan.

"Jaringan jalan perbatasan ini merupakan infrastruktur yang berfungsi strategis bagi NKRI sebagai pertahanan dan keamanan negara sekaligus untuk mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam pernyataan resminya, Senin (27/7).

Secara keseluruhan, kata dia, jalan perbatasan di Kaltara yang sepanjang 966,59 Km ini terdiri dari jalan paralel perbatasan sepanjang 614,55 Km dan akses perbatasan 352,04 Km. Basuki menyebut, sampai akhir 2019 lalu, dari total panjang tersisa 80,8 Km yang belum terbuka.

PUPR melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km
PUPR melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km

Sementara pada Tahun Anggaran (TA) 2020, Kementerian PUPR menganggarkan Rp 231 miliar untuk pembangunan 8 ruas jalan perbatasan dan 3 ruas akses perbatasan di wilayah Kaltara.

Adapun pembangunan jalan perbatasan yang telah dikonstruksi yaitu Jalan Long Semamu Long Bawan 3 sepanjang 1,2 Km dengan progres 0,38%, Jalan Long Semamu Long Bawan 4 sepanjang 1,8 Km dengan progres fisik 1,6% dan biaya yang dihabiskan sebesar Rp 20,9 miliar.

Selain itu, Jalan Long Boh Metulang  Long Nawang sepanjang 3,5 Km dengan progres 37,12% dan Jalan Long Boh Metulang Long Nawang 2 sepanjang 2,5 Km dengan progres 33,7%.

Sedangkan 4 ruas sisanya masih dalam tahap persiapan lelang yakni Jalan Malinau Semamu 1 sepanjang 1,4 Km, Jalan Long Semamu Long Bawan sepanjang 2 Km, Jalan Long Semamu Long Bawan 2 sepanjang 2,1 Km dan Jalan Long Nawang sepanjang 400 meter.

PUPR melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km
PUPR melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km

Selain jalan perbatasan, anggaran TA 2020 Kementerian PUPR juga digunakan untuk melanjutkan pembangunan akses perbatasan seperti  Ruas Jalan Malinau - Long Semamu – Long Bawan - Long Midang (Indonesia) – Lawas (Sarawak, Malaysia) sepanjang 8,5 Km dari total panjang 198,71 Km.

Kemudian Ruas Jalan Malinau - Mensalong – Tau Lumbis - Keningau (Sabah, Malaysia) sepanjang 221,73 Km, dan Ruas Jalan Malinau - Langap - Long Kemuat - Long Nawang (Indonesia) - Sibu (Serawak, Malaysia) sepanjang 6,4 Km dari total panjang 443,43 Km.

Basuki berharap, keberadaan jalan perbatasan dan akses perbatasan tersebut dapat membuka akses bagi masyarakat yang hidup di kawasan perbatasan. Sehingga kesenjangan antarwilayah dapat dikurangi karena terbentuknya jalur-jalur logistik baru. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN