Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rumah susun untuk ASN di Batam. Foto: PUPR

Rumah susun untuk ASN di Batam. Foto: PUPR

PUPR Lelang 11 Proyek Pembangunan Perumahan Rp157 Miliar

Imam Mudzakir, Sabtu, 1 Februari 2020 | 15:30 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan lelang dini terhadap 11 kontrak paket tender program pembangunan perumahan senilai Rp 157 miliar. Sejumlah paket yang dilelang dini di bidang perumahan adalah pembangunan rumah susun (Rusun) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), perguruan tinggi, pondok pesantren (Ponpes), Aparatur Sipil Negara (ASN) serta program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Penandatanganan kontrak paket tender tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Satuan Kerja Pengembangan Perumahan serta Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan dengan Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (P2JK) Kementerian PUPR.

Kegiatan penandatanganan kontrak tender atau lelang dini TA 2020 tersebut dilakukan bersamaan dengan Peresmian Terowongan Nanjung di Jawa Barat yang dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono serta Menteri Kesehatan Terawang Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari P Batubara, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden Joko Widodo dalam pengarahannya menyatakan, proses lelang dini Kementerian PUPR ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan proyek infrastruktur dan perumahan bagi masyarakat. Presiden berharap lelang dini dapat meningkatkan kualitas pembelanjaan anggaran khususnya dalam pembangunan infrastruktur karena pekerjaan dapat dimulai lebih awal.

“Saya menghargai dan mengapresiasi lelang dini yang telah dilakukan Kementerian PUPR sehingga anggaran pembangunan dapat terserap secara maksimal. Saya berharap kualitas suatu bangunan dan infrastruktur dapat berjalan secara maksimal karena tidak kejar-kejaran oleh waktu bila pembangunan itu dilakukan di akhir tahun,” ujar Presiden Joko Widodo, dalam siaran pers, yang diterima Investor Daily, Jumat (31/1).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sumber: BSTV
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sumber: BSTV

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa Kementerian PUPR telah melaksanakan proses lelang dini untuk sejumlah proyek pembangunan sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2020 ini, setidaknya ada sekitar 100 proyek pembangunan infrastruktur yang dilelang dini pada akhir tahun 2019 lalu.

“Sesuai instruksi Bapak Presiden dalam hal pengelolaan APBN, kami berupaya untuk mempercepat kegiatan pembangunan infrastruktur dengan melaksanakan tender dini pada periode 6 November 2019 hingga 29 Januari 2020,” kata Basuki.

Basuki menambahkan, kontrak paket pekerjaan tersebut berasal dari seluruh unit organisasi Kementerian PUPR yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Dirinya juga berpesan kepada para kontraktor selaku penyedia jasa untuk dapat bekerja sama dengan baik sebagai satu tim dengan Kementerian PUPR dengan menjalankan peran masing-masing sebaik-baiknya.

“Presiden sudah perintahkan untuk tahun 2020 dilakukan lelang dini. Tujuannya agar sejak Januari 2020 pekerjaan sudah bisa dimulai, tidak hanya di pertengahan atau akhir tahun anggaran. Kementerian PUPR mendapatkan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 120 triliun pada tahun 2020,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menyatakan pihaknya berharap adanya lelang dini ini juga berharap PPK bisa segera melaksanakan hasil tender lelang dini ini dengan baik di lapangan. Hal itu dikarenakan masyarakat masih sangat membutuhkan hunian yang layak huni.

Berdasarkan data yang ada di Kementerian PUPR, dari 100 paket tender yang di lelang dini setidaknya ada 11 kontrak paket tender/ seleksi dini bidang perumahan Tahun Anggaran 2020 yang di tandatangani.

Sejumlah proyek bidang pembangunan perumahan yang di lelang dini antara lain antara lain Pembangunan Rumah Susun Pondok Pesantrean Mujizatul Qur'an Al Hasanie Asy Syafiie di Aceh, Pembangunan Rumah Susun Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir di Riau, Pembangunan Rumah Susun Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur di Sumatera Selatan.

Pembangunan Rumah Susun Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat di Lampung, Paket Pembangunan Rumah Susun Provinsi Sumatera Utara 4 TA 2020, Pembangunan Rumah Susun Sewa Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Pemkab Tegal (RSUD Surodadi) di Jawa Tengah, Pembangunan Rusun Asrama Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta di DI Yogyakarta, Konsultan Manajemen Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selain itu juga paket Pembangunan Rusun ASN Provinsi Kalimantan Utara, Pembangunan Rusun Universitas Tadulako di Sulawesi Tengah, Pembangunan Rusun Universitas Negeri Makassar di Sulawesi Selatan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN