Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

PUPR Targetkan Rp 29,9 T Terserap di Triwulan I-2021

Kamis, 21 Januari 2021 | 16:48 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan realisasi Tahun Anggaran (TA) 2021 pada triwulan I terserap Rp 29,9 triliun atau 20%.

Target tersebut terdiri dari 1.731 paket ditandatangani pada Januari 2021, kemudian Februari sebanyak 1.133 paket dan 1.621 paket ditandatangani pada Maret 2021. Untuk paket selanjutnya, diselesaikan setelah Maret agar penandatanganan kontrak berjalan lebih cepat dibanding tahun lalu.

"Hingga saat ini, realisasi anggaran PUPR senilai Rp 5,1 triliun dari total anggaran 2021 atau 3,43% dengan progres fisik sebesar 6,17%. Adapun rencana realisasi anggaran akhir Januari 2021 sebesar Rp 14,8 triliun atau 9,9% atau Rp 29,9 triliun. Sehingga realisasi pada triwulan I nanti sebesar Rp 29,9 triliun atau 20% pada triwulan pertama," 

Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (21/1).

Atas perintah presiden, PUPR juga telah melakukan pelelangan dini pada Oktober 2020 lalu dan telah menandatangani kontrak sebanyak 4.954 paket dari total 5.426 paket senilai Rp 58,1 triliun. Kemudian Desember 2020, PUPR melakukan penandatangan kontrak sebanyak 209 paket.

Kebijakan tersebut, kata Basuki, dilaksanakan berdasarkan surat Menteri Keuangan yang mengizinkan dilakukannya penandatanganan kontrak walaupun secara efektif, penandatangan kontrak bakal dilaksanakan selepas Januari 2021.

"15 Januari kemarin kami juga sudah tandatangani kontrak sebanyak 1.191 paket yang disaksikan langsung oleh presiden," ucapnya.

Ia mengungkapkan, untuk program 2021, PUPR memperoleh alokasi anggaran senilai Rp 149,8 triliun yang terdiri dari belanja modal Rp 97, 3 triliun, belanja barang Rp 49,5 triliun dan belanja pegawai sekitar 2% atau Rp 3,9 triliun.

"Belanja pegawai terus kami tahan sekitar 2% atau Rp 3,9 triliun atau tidak naik dari beberapa tahun lalu," ujarnya.

Sementara belanja barang dan modal dialokasikan senilai Rp 146,8 triliun dengan rincian Rp 149,8 triliun dikurangi Rp 3,9 triliun untuk belanja pegawai yang terdiri dari non-operasional sebesar Rp 144,2 triliun dengan pelaksanan melalui tender Rp 109,2 triliun.

Termasuk untuk infrastruktur yang akan dihibahkan kepada pemerintah daerah dan masyarakat melalui non-tender senilai Rp 35 triliun untuk pembaruan eskalasi tunggakan dan pembayaran pembebasan tanah.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan melalui tender yaitu senilai Rp 109,2 triliun yang terdiri dari kegiataan Single Years Contract (SYC) sebesar Rp 48,8 triliun, Multiyears Contract (MYC) baru sekitar Rp 9,3 triliun dan meneruskan MYC on going yang lanjutan 2020 senilai Rp 51,1 triliun.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN