Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kawasan pedestrian yang ditata Kementerian PUPR untuk menciptakan trotoar kelas premium.

Kawasan pedestrian yang ditata Kementerian PUPR untuk menciptakan trotoar kelas premium.

PUPR Ubah Kawasan Pedestarian Labuan Bajo Berkualitas Premium

Rabu, 16 Juni 2021 | 08:37 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Upaya pemerintah mendesain kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo sebagai pariwisata premium ditunjukkan dengan menata kawasan pedestrian.

Setelah membangun jalan baru dan melakukan preservasi jalan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini fokus meningkatkan kualitas layanan jalan agar trotoar di kawasan pariwisata Labuan Bajo berkualitas premium.

"Presiden Jokowi ingin wajah Labuan Bajo berubah," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya, Selasa (15/6).

Untuk itu, ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai dinilai akan mengubah wajah kawasan sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata setempat.

Layanan jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian lokal di kawasan pariwisata Labuan Bajo.
Layanan jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian lokal di kawasan pariwisata Labuan Bajo.

Termasuk meningkatkan layanan bagi wisatawan untuk mencapai lokasi wisata. Sebab, menurut Menteri Basuki, layanan jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian lokal di kawasan pariwisata Labuan Bajo.

Salah satu kawasan pedestrian dengan trotoar kualitas premium yang penataannya sudah rampung adalah peningkatan jalan, trotoar, dan drainase Jalan Soekarno Atas sepanjang 2,19 km, Jalan Soekarno Bawah sepanjang 2,01 km, dan Jalan Simpang Pede sepanjang 4,51 km.

Penanganan kawasan pedestrian Jalan Soekarno Atas, Jalan Soekarno Bawah, dan Jalan Simpang Pede dikerjakan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT, Ditjen Bina Marga sejak 2020 lalu. Konsep penataan trotoar jalan tetap mempertahankan tata hijau dengan menanam tanaman lokal seperti Sakura Flores dan Flamboyan.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional III Provinsi NTT, Yanuar Dwi Putra menjelaskan, perbedaan antara trotoar premium dan non premium dilihat dari material dan desain yang digunakan yakni trotoar non premium biasanya menggunakan lantai paving blok.

Konsep penataan trotoar jalan mempertahankan tata hijau dengan menanam tanaman lokal seperti Sakura Flores dan Flamboyan.
Konsep penataan trotoar jalan mempertahankan tata hijau dengan menanam tanaman lokal seperti Sakura Flores dan Flamboyan.

"Trotoar premium menggunakan PJU (penerangan jalan umum) yang bentuknya mirip tongkat ranger di Pulau Komodo. Juga menggunakan lantai trotoar dari andesit berupa batu alam yang dibentuk menjadi persegi untuk ditata rapih dan dilengkapi tempat sampah, serta kursi untuk melihat sunset,” terangnya.

Lebih lanjut, Yanuar menambahkan, untuk mendukung program mitigasi dampak Pandemi Covid-19, pelaksanaan penataan kawasan pedestrian di Labuan Bajo juga disisipkan kegiatan skema Padat Karya Tunai (PKT) yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan.

"Karena masyarakat Labuan Bajo banyak bergantung pada penghasilan dari sektor pariwisata, pada saat pandemi ini pendapatan mereka banyak yang berkurang, bahkan kehilangan mata pencaharian. Mereka mendapat penghasilan dengan bekerja menjadi unskilled labour di program padat karya,” ujar Yanuar.

Labuan Bajo didesain sebagai destinasi pariwisata premium.
Labuan Bajo didesain sebagai destinasi pariwisata premium.

Selain penanganan jalan, trotoar, dan drainase di dalam kota, Kementerian PUPR melalui BPJN NTT juga meningkatkan jaringan jalan yang terhubung dengan kawasan sekitar Labuan Bajo.

Pada 2021 terdapat dua paket kegiatan infrastruktur jalan yaitu pengaspalan Jalan Labuan Bajo - Terang - Pelabuhan Bari sepanjang 1,8 km dan Preservasi Jalan Labuan Bajo - Malwatar - Kota Ruteng sepanjang 107,5 km.

Rencananya, Kementerian PUPR juga akan membangun Jalan Labuan Bajo – Tanah Mori menggunakan dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai persiapan Labuan Bajo menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 dan ASEAN Summit 2023 mendatang.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN