Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Rukun Raharja, Tbk  telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 pada hari  Kamis (27/4) di Pelataran Ramayana Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

PT Rukun Raharja, Tbk telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 pada hari Kamis (27/4) di Pelataran Ramayana Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Raja Investasikan US$ 75 Juta di Proyek Rokan

Selasa, 27 April 2021 | 14:19 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan migas , PT Rukun Raharja, Tbk telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 pada hari ini Kamis (27/4) di Pelataran Ramayana Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Setelah pelaksanaan RUPST, Perseroan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan beberapa agenda yang sebelumnya telah disampaikan kepada para Pemegang Saham sesuai peraturan yang berlaku.

Sesuai dengan Keterbukaan Informasi yang telah disampaikan, bahwa Perseroan telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama Operasi antara PT Pertamina Gas pada tanggal 21 Oktober 2020 untuk melakukan kerja sama operasi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) dalam melaksanakan proyek pembangunan dan pengoperasian pipa minyak bumi koridor Balam-Bangka Dumai dari Koridor Minas-Duri Dumai dengan nilai pendanaan sebesar US$ 300juta.

Di mana masing-masing Pertagas dan Perseroan memiliki partisipasi kontribusi pendanaan sebanyak 75% dan 25% dari nilai pendanaan sehingga kontribusi pendanaan dari Perseroan adalah sebesar US$75juta.

Lebih lanjut, total ekuitas Perseroan per 30 September 2020 adalah sebesar USD121juta sehingga nilai transaksi tersebut mencapai 62% dari total ekuitas Perseroan.

Oleh karenanya, transaksi tersebut merupakan transaksi material yang memerlukan persetujuan dari Pemegang Saham Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Kegiatan Usaha. 

Pada pelaksanaan RUPSLB hari ini, Perseroan telah berhasil meraih restu dari pemegang saham untuk melaksanakan Transaksi Material tersebut.

Lebih jauh Direktur Utama Perseroan Djauhar Maulidi menuturkan bahwa kerja sama Proyek Pipa Rokan ini sejalan dengan visi Perseroan untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah terhadap stabilitas produksi minyak nasional.

“Saat ini Blok Rokan berkontribusi sekitar 24% terhadap produksi minyak nasional. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk  strategi RAJA untuk mengembangkan usaha dan  melakukan ekspansi usaha di bidang pengangkutan minyak dan gas bumi melalui pipa, sehingga dapat  memberikan manfaat terbaik khususnya kepada seluruh pemegang saham Perseroan serta manfaat  secara umum kepada masyarakat,” kata Djauhar dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (27/4).

Pembangunan Proyek Pipa Rokan tahap pertama rencananya akan selesai pada kuartal ketiga 2021. Proyek Pipa Rokan ini diproyeksikan sudah bisa memberikan kontribusi pendapatan kepada RAJA pada laporan keuangan tahun buku 2022.

Dalam hal pendanaan proyek pipa Rokan ini, RAJA telah menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan Bank Mandiri pada tanggal 26 Maret 2021 dengan total pinjaman yang telah disepakati adalah maksimal sebesar US$ 108juta

Pada agenda kedua RUPSLB hari ini Perseroan meminta persetujuan dari pemegang saham atas pemberian jaminan atas seluruh atau sebagian besar kekayaan bersih Perseroan, baik berupa jaminan yang akan diberikan oleh Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan, maupun jaminan dalam bentuk aset-aset terkait dari Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan yang merupakan seluruh ataupun sebagian besar harta kekayaan Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan dalam rangka penerimaan pinjaman dari pihak ketiga. Perjanjian Pinjaman ini merupakan Transaksi Material berdasarkan POJK No. 17/2020 karena pinjaman tersebut memiliki nilai lebih dari 50% ekuitas Perseroan, dengan demikian Perseroan memerlukan Persetujuan saham atas transaksi material ini.

Dengan ¾ Pemegang saham yang hadir pada RUPSLB tersebut mayoritas telah menyetujui agenda tersebut, Oka Lesmana selaku Direktur Perseroan menyampaikan total pinjaman yang diterima Perseroan adalah sebesar US$ 108juta yang digunakan untuk Proyek Pipa Rokan dan juga akan mendanai proyek-proyek yang saat ini akan sedang berjalan. Salah satunya adalah pembangunan LPG Discharge Terminal di Rembang dan lainnya adalah untuk melunasi pinjaman yang dimiliki Perseroan di bank lain.

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN