Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto.

Realisasi Investasi Hulu Migas Diproyeksi Tak Capai Target

Ayu Retnaningtyas, Rabu, 13 November 2019 | 13:36 WIB

JAKARTA, investor.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan realisasi investasi hulu migas sampai akhir tahun nanti sekitar US$ 12 miliar. Angka ini masih di bawah target yang ditetapkan sebesar US$ 14,7 miliar.

Meski demikian, jika angka US$ 12 miliar ini terealisasi, maka investasi migas jauh meningkat di sisa akhir tahun ini. Pasalnya, hingga akhir September lalu, SKK Migas mencatat realisasi investasi hulu migas baru sekitar US$ 8,4 miliar atau 57,15% dari target.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, realisasi investasi migas memang biasanya tinggi di akhir tahun. Pasalnya, pada awal-awal tahun, perusahaan migas belum melakukan kegiatan yang signifikan jumlahnya. Karenanya, meski realisasi investasi sampai kuartal tiga masih cukup rendah, dia optimistis akan membaik di akhir tahun ini.

“Kami sudah hitung, perkiraan kami (realisasi investasi hulu migas) bisa sampai US$ 12 miliar,” kata dia di Jakarta, Rabu (13/11).

Salah satu pendorongnya, berdasarkan data SKK Migas, terdapat enam proyek hulu migas dijadwalkan beroperasi di sisa akhir tahun ini. Tak hanya menambah produksi migas, selesainya proyek ini juga akan mendongkrak realisasi investasi hulu migas nasional.

SKK Migas
SKK Migas

Empat proyek dijadwalkan mulai beroperasi di November. Rincinya, Buntal-5 45 mmscfd oleh Medco E&P Natuna Ltd, Bison-Iguana-Gajah Putri 163 mmscfd oleh Premiere Oil Natuna Sea BV, Temelat oleh PT Medco E&P Indonesia 10 mmscfd, dan Panen 2.000 bph oleh PetroChina International Jabung Ltd.

Di Desember, dua proyek akan beroperasi, yaitu Bukit Tua Phase-3 dengan perkiraan produksi 3.182 bph dan gas 31 mmscfd oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd serta Proyek Full Well Stream Kedung Keris 3.800 bph oleh Exxon Mobil Cepu Ltd.

Sebelumnya, Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee Suardin Arizon, efisiensi menjadi salah satu penyebab investasi migas tak setinggi target. Pihaknya terus melakukan efisiensi guna menekan biaya operasi yang dapat dikembalikan (cost recovery) atau juga merupakan biaya investasi.

“Sehingga cost recovery dioptimalkan sedangkan produksi minyak bisa di atas yang diusulkan oleh KKKS,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), realisasi investasi hulu migas terus turun sejak 2014 yang pernah mencapai US$ 20,38 miliar. Setelah itu, realisasi investasi hulu migas terpangkas menjadi US$ 15,24 miliar pada 2015, US$ 11,56 miliar pada 2016, dan mencapai titik terendah US$ 10,26 miliar pada 2017. Di 2018, realisasi investasi migas naik tipis menjadi US$ 11,99 miliar.

Ke depan, Jaffee memproyeksikan investasi migas nasional akan terus meningkat. Apalagi, hingga 2027, terdapat 42 proyek migas yang direncanakan bergulir dengan total investasi US$ 43,3 miliar. Total produksi dari proyek ini mencapai 1,1 juta boepd, yakni minyak 92 ribu bph dan gas 6,1 miliar kaki kubik per hari.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA