Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Repower Asia Indonesia Tbk Aulia Firdaus (tengah) bersama mitra bank usai penandatanganan kerja sama penyaluran KPR di Jakarta, Senin (2/3/2020). Kali ini, Repower menggandeng BPD Kalsel, Bank Panin Dubai, dan Bank Syariah Mandiri.

Direktur Utama PT Repower Asia Indonesia Tbk Aulia Firdaus (tengah) bersama mitra bank usai penandatanganan kerja sama penyaluran KPR di Jakarta, Senin (2/3/2020). Kali ini, Repower menggandeng BPD Kalsel, Bank Panin Dubai, dan Bank Syariah Mandiri.

Percepat Penjualan Properti 

Repower Tambah Mitra Tiga Bank Penyalur KPR

Edo Rusyanto, Senin, 2 Maret 2020 | 12:05 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Repower Asia Indonesia Tbk (Repower) optimistis penjualan tahun 2020 dapat dipercepat setelah menambah tiga bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). Penambahan tiga mitra itu diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (memorandum of understanding/MoU), di Jakarta, Senin (2/3/2020).

“Kami optimistis dengan semakin banyaknya bank yang menjadi penyalur KPR, akan mempercepat penjualan untuk memenuhi target penjualan tahun 2020 yang sekitar Rp 72,92 miliar. Selain itu, penambahan mitra kerja sama ini juga menambah fasilitas promosi produk Repower,” ujar Direktur Marketing PT Repower Asia Indonesia Tbk Andy K Natanael, dalam siaran pers, di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Ketiga bank yang menjadi mitra terbaru Repower itu mencakup PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank Panin Dubai Syariah (Persero) Tbk, dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan. Kehadiran mereka melengkapi empat bank lain yang digandeng Repower pada Desember 2019, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank BNI Syariah, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), dan PT Bank Panin Tbk.

Pada 2019, Repower mampu mendongkrak penjualan 275% dibandingkan setahun sebelumnya, yakni dari Rp 7,8 miliar menjadi Rp 21,6 miliar.

Andy Natanael berharap, seiring menurunnya suku bunga acuan dari 5,00% menjadi 4,75% suku bunga KPR yang di tawarkan oleh bank kian kompetitif. Karena itu, diharapkan memberi banyak pilihan solusi pembiayaan yang tepat untuk masyarakat yang ingin memiliki produk-produk properti Repower.

Sementara itu, Agus Syabarrudin, direktur utama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Repower karena perseroan dinilai memiliki pengalaman yang cukup lama dan baik di bidang pengembangan perumahan. Selain itu, Repower adalah perusahaan terbuka. “Saat ini, bunga acuan turun 0,25% menjadi 4,75%, pada prinsipnya, kami akan selalu mengikuti perkembangan suku bunga di pasar. Diharapkan dengan posisi bunga saat ini pasar merespons dengan baik terutama untuk industri properti dan kami menawarkan tingkat suku bunga yang kompetitif nantinya,” ujar dia.

Menurut Andy Natanael, pihaknya akan terus melakukan kerja sama dengan bank lainnya sehingga bisa memberikan banyak pilihan solusi pembiayaan bagi konsumen. Repower juga terus berkomitmen menyediakan produk-produk berkualitas. “Repower saat ini mempersiapkan peluncuran produk baru dan melakukan re-branding produk yang sudah ada sebagai bentuk komitmen menyediakan produk-produk yang berkualitas,” papar dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN