Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Posisi Utang Pemeritah 2000-2019

Posisi Utang Pemeritah 2000-2019

R&I Naikkan Peringkat Utang Indonesia Jadi BBB+/Outlook Stabil

Nasori dan Trian Pangastuti, Selasa, 17 Maret 2020 | 17:56 WIB

JAKARTA, investor.id - Lembaga pemeringkat internasional Rating and Investment Information Inc. (R&I) menaikkan peringkat sovereign credit rating Indonesia dari BBB/outlook stabil menjadi BBB+/outlook stabil (investment grade) pada Selasa (17/3). R&I sebelumnya mengafirmasi sovereign credit rating Indonesia di posisi BBB/outlook stabil (investment grade) pada 26 April 2019.

Peningkatan peringkat ini di antaranya landasi oleh penilaian implementasi kebijakan yang kuat untuk meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi. Pertimbangan lainnya adalah langkah pemerintah Indonesia yang terus menjaga rasio utang pada tingkat yang rendah untuk memastikan defisit fiskal juga tetap terjaga dan posisi cadangan devisa Indonesia yang dinilai yang relatif memadai terhadap utang jangka pendek.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, peningkatan peringkat utang Indonesia menunjukkan keyakinan stakeholder internasional terhadap kinerja perekonomian Indonesia masih terjaga.

"Semua ini hasil dari upaya bersama di area moneter, fiskal, dan reformasi struktural, untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang kuat, didukung oleh stabilitas makroekonomi," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, menaggapi penaikan peringkat Indonesia oleh R&I, Selasa (17/3).

Ke depan, lanjut Perry, bank sentral akan tetap waspada dan terus memonitor perkembangan ekonomi global dan domestik, termasuk dampak Covid-19, dengan tetap memperkuat bauran kebijakan dan koordinasi dengan pemerintah serta otoritas terkait. "(Ini diperlukan) dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi, mendorong reformasi struktural, dan mendukung momentum pertumbuhan ekonomi,” tandas dia.

R&I menyebutkan, keputusan peningkatan peringkat utang Indonesia didukung oleh beberapa faktor utama. Pertama, implementasi kebijakan yang kuat untuk meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi didukung fondasi politik yang kokoh. Dengan implementasi berbagai kebijakan tersebut, ekonomi diperkirakan berlanjut tumbuh stabil dalam jangka menengah.

Kedua, langkah pemerintah yang terus menjaga rasio utang pada tingkat yang rendah dengan memastikan defisit fiskal juga tetap terjaga. Ketiga, cadangan devisa yang relatif memadai terhadap utang jangka pendek.

Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan itu, menurut R&I, resiliensi ekonomi Indonesia terhadap guncangan eksternal tetap terjaga seiring dengan stance kebijakan yang menekankan pada stabilitas makroekonomi dan disiplin fiskal.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN