Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pelabuhan ekspor impor

Pelabuhan ekspor impor

RI-Iran Dorong Penyelesaian Kerja Sama PTA

Selasa, 6 Juli 2021 | 18:29 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Pemerintah Indonesia dan Iran sepakat mendorong penyelesaian negosiasi kerja sama perdagangan Indonesia-Iran Preferential Trade Agreement (PTA). Kesepakatan ini disampaikan kedua pihak pada pertemuan komite konsultasi bilateral kesembilan, 5 Juli 2021.

Berbagai inisiatif dalam memperkuat kerja sama tersebut juga digali kedua delegasi, yang masing-masing dipimpin Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Abdul Kadir Jailani dan Asisten Menteri Luar Negeri Iran yang juga merangkap Dirjen Asia dan Oseania, Duta Besar Reza Zabib.

“Kedua pihak sepakat mendorong penyelesaian negosiasi PTA, di mana total perdagangan kedua negara meningkat dari US$ 141,6 juta di tahun 2019 menjadi US$ 215,97 juta di tahun 2020 (peningkatan 52%), di tengah pandemi dan kelesuan ekonomi global,” kata Dubes Abdul Kadir dalam keterangan resmi, Selasa (6/7/2021).

Dia menambahkan, pertemuan juga mencatat perkembangan kerja sama kedua negara di sektor kesehatan, sebagai tindak lanjut pembicaraan kedua Kepala Negara. Tindak lanjut dari pembicaraan tersebut berupa Indonesia-Iran Virtual Health Business Forum dan proyek kerja sama Pusat Robotic Telesurgery di RS Hasan Sadikin, Bandung dan RS Dr. Sardjito, Yogyakarta.

“Ke depan, kedua negara akan menjajaki kerja sama pengembangan dan produksi vaksin, di mana Iran telah berhasil memproduksi vaksin Covid-19 buatan dalam negeri,” ungkap Dubes Abdul Kadir.

Selain kedua bidang kerja sama tersebut, kata Dubes Abdul Kadir, kedua delegasi juga membahas rencana penandatanganan MoU Kerja Sama bidang Penanganan Narkotika, serta mendorong pula pembahasan kerja sama antar Kementerian Pertahanan dan kerja sama pertukaraan kebudayaan. Saat ini, Indonesia dan Iran telah memiliki MoU kerja sama Perpustakaan.

“Secara khusus, pihak Iran menyambut baik kelanjutan kerja sama IPTEK dalam mekanisme Indonesia-Iran Joint Working Committee on Scientific and Technological Cooperation, mendorong penjajakan kerja sama antara Kementerian Agama dan kerja sama bidang olahraga, termasuk menyampaikan dukungan terhadap upaya Indonesia memasukan pencak silat sebagai cabang olahraga Olimpiade,” jelas Dubes Abdul Kadir.

Selain membahas hubungan bilateral, menurut dia, kedua delegasi bertukar pandangan mengenai isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama, seperti Palestina, Afghanistan, Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA); serta perkembangan terkini terkait penguatan kerja sama dalam berbagai forum regional dan internasional. 

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN