Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank

Logo Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank

Riset Bersama LPEI-PLN Petakan Kebutuhan Listrik Wilayah untuk Peningkatan Ekspor

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:14 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) melakukan riset bersama/joint research dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/ Indonesia Eximbank mengenai Dampak Konsumsi Listrik terhadap Nilai Ekspor dan Pemetaan Wilayah Prioritas Sektoral. Kajian bersama ini sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerjasama yang telah dilakukan kedua belah pihak pada 25 Agustus 2021 di Jakarta.

Tujuan dari riset bersama ini adalah untuk memetakan dan menghitung kebutuhan kapasitas listrik wilayah yang memproduksi suatu produk berorientasi ekspor, terutama produk yang berasal dari sektor bernilai tambah seperti makanan & minuman, kayu & furnitur, pulp & kertas, tekstil & produk tekstil, otomotif, alat mekanik & listrik, dan alas kaki.

Advertisement

Berdasarkan riset atas 827 sampel perusahaan (data konsumsi listrik dan ekspor dari perusahaan eksportir di Indonesia) dalam kurun waktu Februari 2019 hingga September 2021, maka diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara konsumsi listrik dengan nilai ekspor Indonesia dari ketujuh sektor bernilai tambah.

Baca juga: LPEI Dukung Ekspor Melalui Pemanfaatan National Export Dashboard

Kepala Divisi Indonesia Eximbank Institute (IEB Institute) LPEI Rini Satriani menjelaskan, hasil analisis regresi menunjukkan konsumsi listrik dan nilai ekspor sektoral memiliki hubungan dua arah yang signifikan dan saling mempengaruhi.

“Peningkatan konsumsi listrik sebagai salah satu input produksi secara langsung dapat meningkatkan nilai ekspor. Di sisi lain, ketika terjadi peningkatan permintaan global, maka nilai ekspor akan meningkat, sehingga turut mengungkit permintaan konsumsi listrik,” kata Rini dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6/2022).

Lebih lanjut, Rini menuturkan, konsumsi listrik memiliki dampak berupa nilai elastisitas yang positif terhadap peningkatan nilai ekspor Indonesia di tingkat sektoral dan wilayah. Beberapa wilayah di Indonesia bahkan memiliki nilai elastisitas di atas satu (>1) terhadap nilai ekspor sektoral, yang artinya bahwa setiap penambahan konsumsi listrik dapat mendorong peningkatan nilai ekspor suatu wilayah/sektoral.

Sebagai contoh, Provinsi Banten memiliki nilai elastisitas yang positif sebesar 1,13% terhadap nilai ekspor sektor makanan dan minuman (sektor mamin) dari wilayah tersebut. Artinya, jika terdapat penambahan listrik sebesar 1% pada sektor mamin, maka nilai ekspor sektor mamin akan meningkat sebesar 1,13%.

Baca juga: LPEI Gandeng Disperindag Jabar Tingkatkan Ekspor dan Pemberdayaan UMKM

Dengan demikian, hasil pengukuran elastisitas dapat mencerminkan pentingnya peran listrik sebagai salah satu input produksi industri berorientasi ekspor dalam meningkatkan nilai ekspor sektoral Indonesia, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki nilai tambah.

Executive Vice President Keuangan Korporat PLN Teguh Widhi Harsono mengungkapkan, hasil riset ini membuktikan pasokan listrik yang andal mampu mendukung aktivitas perekonomian nasional, terutama kegiatan ekspor. “PLN terus berkomitmen untuk menyediakan pelayanan listrik yang berkelanjutan dan terjangkau bagi para pelaku industri, khususnya berorientasi ekspor,” ujar dia.

Dia mengatakan, PLN dan LPEI akan terus berkolaborasi serta bersinergi dalam riset-riset bersama guna mendorong ekspor Indonesia dan mendukung produk-produk Indonesia agar mampu bersaing di pasar global serta memperkuat basis perekonomian nasional.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN