Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Desa Wisata di Kawasan Ekonomi Khusus Likupang, Sulawesi Utara pada Sabtu (6/3).

Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Desa Wisata di Kawasan Ekonomi Khusus Likupang, Sulawesi Utara pada Sabtu (6/3).

Sandiaga Jadikan Desa Wisata sebagai Unggulan KEK Likupang

Minggu, 7 Maret 2021 | 19:33 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan, desa wisata menjadi salah satu program unggulan dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Sulawesi Utara (Sulut) yang merupakan satu dari lima destinasi super prioritas.

Hal itu diungkapkan Sandiaga saat melakukan kunjungan ke Desa Wisata Marinsow, Sabtu (6/3). Di desa ini telah berdiri puluhan rumah tinggal (homestay) yang merupakan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

"Pariwisata harus hadir untuk memberdayakan masyarakat. Dan desa wisata, program homestay yang kami pandu bersama teman-teman dari PUPR adalah wujud nyata pemerintah hadir dalam membangkitkan ekonomi masyarakat," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Bupati Minahasa Utara Joune Ganda; Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Kementerian PUPR Hujurat; Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Sulawesi Utara, Erick Aldrin Singarimbun; Kepala Satker Penyediaan Perumahan Sulut Recky Lahote; PPK Swadaya dan RUK, Stanley Tangkere; Tenaga Ahli dan Akademisi Unsrat, Jefri Kingdangen; serta Kepala Desa Marinsow, Gabriel Tamasengge.

Sementara Menparekraf didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari; Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Hengky Manurung; Sekretariat Deputi Bidang Industri dan Investasi Ahmad Rekotomo; Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan; serta Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Vinsensius Jemadu.

Keseluruhan, ada 289 homestay yang dibangun di Sulawesi Utara, dengan rincian 43 homestay di Bunaken dan 253 homestay usaha lima desa yang berada di Likupang yaitu di Desa Wisata Marinsow, Desa Pulisan, dan Desa Kinunang.

Rumah Swadaya Masyarakat dibangun oleh Kementerian PUPR untuk menunjang amenitas di Destinasi Super Prioritas Likupang.

Sandiaga berjanji, pihaknya akan terus menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat di tengah rencana pengembangan KEK Likupang. Ke depan, Kemenparekraf akan melakukan pendampingan kepada pemilik homestay agar dapat meningkatkan kapasitas dan pelayanan.

"Saya hari ini di Desa Wisata Marinsow mencanangkan bahwa desa wisata akan menjadi program unggulan dalam membangkitkan ekonomi masyarakat di Likupang," kata Sandiaga. 

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda optimistis, keberadaan homestay akan ikut menggerakkan ekonomi masyarakat terutama di Desa Wisata Marinsow dan sekitarnya, serta desa-desa lain yang sedang dikembangkan menjadi desa wisata.

"Kami berharap pandemi segera berakhir, dan keberadaan homestay di sini benar-benar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Joune Ganda.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN