Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Imam Mudzakir

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Imam Mudzakir

Sebagian Besar Tol JORR 2 Selesai Pertengahan 2020

Thresa Sandra Desfika, Jumat, 6 Desember 2019 | 22:54 WIB

TANGSEL, investor.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan, Jalan Tol Kunciran-Serpong merupakan bagian dari struktur jaringan jalan bebas hambatan yang menghubungkan kota-kota di pusat kegiatan wilayah Jabodetabek. Jaringan jalan tersebut sudah mulai dibangun sejak 1980-an.

Jaringan jalan bebas hambatan itu terbagi atas tiga. Pertama, jalan tol dalam kota sepanjang 51 km yang menghubungkan Cawang, Pluit, dan Tanjung Priok.

Kedua, jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) sepanjang 74 km yang menghubungkan Kembangan, Pondok Indah, Kampung Rambutan, dan Cikunir.

Ketiga, Jalan Tol JORR 2 yang di dalamnya termasuk ruas Jalan Tol Kunciran-Serpong. Jaringan Jalan Tol JORR 2 disiapkan sepanjang 110 km yang menghubungkan Cengkareng, Kunciran, Serpong, Cinere, Jagorawi, Cimanggis, Cibitung, dan Cilincing.

"Kami laporkan JORR 2 ini masih dalam tahap konstruksi dan sebagian besar akan selesai pada pertengahan tahun 2020. Utamanya yang Cengkareng-Cinere target selesai Mei 2020 atau sebelum Lebaran," ujar Basuki di sela acara peresmian Tol Kunciran-Serpong, Jumat (6/12).

Lebih jauh, Basuki menyebutkan, Jalan Tol Kunciran-Serpong dibangun oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN) sejak 2017. Sebenarnya, lelang pertama dilakukan pada 2007 dan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) dilakukan pada 2008. "Jadi ada idle selama 10 tahun sebelum dibangun pada 2017," tambah Basuki.

Basuki menyebutkan, Jalan Tol Kunciran-Serpong terbagi atas dua seksi, yakni Kunciran-Parigi sepanjang 6,7 km dan Parigi-Serpong 4,4 km. Dana investasi yang dibutuhkan untuk membangun tol ini senilai Rp 4 triliun dengan masa konsesi selama 35 tahun. Kebutuhan dana itu dibiayai PT Jasa Marga (Persero) Tbk 60% serta sisanya berasal dari grup Astra.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA