Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo. Foto: kabarrakyat.com

Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo. Foto: kabarrakyat.com

Setelah 2 Kali Menolak, Yustinus Prastowo Akhir Menerima Posisi Stafsus Menkeu

Nasori, Senin, 13 April 2020 | 22:16 WIB

JAKARTA, investor.id – Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo resmi diangkat sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mulai hari ini, Senin (13/4). Ia akan bertugas untuk membantu pemerintah agar dapat mengomunikasikan kebijakan dengan baik, termasuk mendorong reformasi perpajakan lebih cepat.

Yustinus mengaku bukan hal mudah bagi dirinya untuk menerima tugas baru ini, karena menyangkut tanggung jawab yang bukan sepele. “Waktu diminta, saya butuh waktu cukup lama untuk berpikir dan menimbang,” ujar dia dalam pesannya melalui media sosial yang disampaikan pada Senin (13/4) sore.

Namun akhirnya ia memutuskan untuk menerima tugas itu karena justru di masa sulit dan penuh tantangan ini, dirinya terpanggil untuk ikut membantu pemerintah agar dapat mengomunikasikan kebijakan dengan baik. “Termasuk mendorong reformasi perpajakan lebih cepat,” tandas Yustinus yang juga Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA).

Yustinus mengaku, sebenarnya bukan kali ini saja dia mendapatkan tawaran untuk menjadi staf khusus menteri keuangan, namun sebelumnya ia masih bisa menolak. “Dua kali saya menolak tawaran Presiden (Joko Widodo) untuk menjadi stafsus (staf khusus) di zaman normal. Tapi, saat sulit kok saya nggak tega kalau diminta bantu tapi menolak,” ungka dia.

Menurut dia, untuk selanjutnya CITA akan tetap berjalan seperti sebelumnya karena meski identik dengan dirinya, CITA adalah lembaga independen. “Dengan saya nanti (teman-teman media) tetap bisa diskusi secara informal,” pungkas Yustinus yang telah 10 tahun menjadi pengamat pajak.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN