Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jokowi saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV

Jokowi saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV

MERGER PELINDO

Setelah 7 Tahun Impian Jokowi Akhirnya Terwujud

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id   – Setelah 7 tahun menunggu, akhirnya impian Presiden Joko Widodo terkait merger atau penggabungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III dan IV menjadi PT Pelindo, terwujud Kamis (14/10/2021).

“Tujuh tahun yang lalu, sudah saya perintahkan, saat itu ke menteri BUMN dan seluruh direktur utama Pelindo I, II, III dan IV untuk segera mengholdingkan Pelindo ini. Saya tunggu-tunggu tujuh tahun, tidak terealisasi,” kata Jokowi  saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021).

Melihat belum terbentuk juga holding dari 4 perusahaan PT Pelindo ini, Jokowi pun memerintahkan untuk membentuk virtual holding sebagai masa transisi penggabungan. Namun, belum juga terwujud juga karena bentuk holdingnya belum ketemu.

“Sudah dimulai, oke, kalau enggak diholdingkan transisinya, ada virtual holding. Dilakukan virtual holdingnya, tetapi holdingnya belum ketemu,” ujar Jokowi.

Namun penantian selama 7 tahun tersebut, akhirnya dapat terealiasi hari ini. Ia dapat melihat dan meresmikan langsung merger PT Pelindo. “Dan hari ini, alhamdulillah tadi sudah disampaikan Dirut Pelindo, Pak Arie, sudah terjadi merger Pelindo I, II, III dan IV menjadi PT Pelindo atau PT Pelabuhan Indonesia,” ungkap Jokowi.

Seperti diketahui, untuk merealiasikan merger, Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang penggabungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Dengan begitu, PT Pelindo I, II, III dan IV sah dimerger.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan penggabungan empat BUMN pelabuhan, berintegrasi menjadi satu dengan nama PT Pelindo sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan dan diterbitkannya Perpres dari Presiden Jokowi.

Penggabungan ini dilakukan untuk membuat industri kepelabuhanan nasional yang lebih kuat, dan meningkatkan konektivitas maritim di seluruh Indonesia, serta meningkatkan kinerja dan daya saing BUMN di bidang kepelabuhanan.

Tidak hanya itu, penggabungan akan  dapat memaksimalkan sinergi dan penciptaan nilai tambah. Salah satunya, terbuka peluang perusahaan untuk go global. 

Kemudian, integrasi ini menempatkan Pelindo menjadi operator terminal peti kemas terbesar ke-8 di dunia. Lalu, pengabungan ini bisa menekan biaya logistik yang tinggi di Indonesia. Saat ini biaya logistik sebesar 24%. Padahal,  rata-rata biaya logistik dunia hanya 11%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN