Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin. Foto: angkasapura2.co.id

Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin. Foto: angkasapura2.co.id

Sinergikan ACDM dengan ATFM, AP II dan AirNav Modernisasi Penerbangan Nasional

Kamis, 16 September 2021 | 16:52 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -- PT Angkasa Pura/AP II (Persero) dan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) berkolaborasi dalam memodernisasi sektor penerbangan nasional. Kedua perusahaan akan mensinergikan Airport Collaborative Decision Making (ACDM) dan Air Traffic Flow Management (ATFM) ke dalam satu platform mobile yang diberi nama Pocket ACDM.

AP II saat ini mengoperasikan Airport Operation Control Center (AOCC) yang dilengkapi dengan teknologi terkini. Operasional AOCC ini diperkuat dengan penerapan ACDM sebagai sistem yang mewadahi kerja sama berbasis informasi dari seluruh stakeholders, yakni operator bandara, maskapai, ground handling, air traffic services, dan mitra pendukung lainnya. Melalui ACDM, stakeholders dapat mudah berkoordinasi sesuai kondisi real time untuk menentukan penggunaan check-in counter, boarding lounge, gate keberangkatan, garbarata, gate kedatangan, baggage conveyor belt, perlengkapan di apron, dan lain sebagainya.

Sementara itu, AirNav Indonesia selaku pengelola tunggal layanan navigasi penerbangan di Tanah Air mengoperasikan Indonesia Modern Air Navigation System (IMANS) yang didukung dengan ATFM guna mendukung efisiensi penerbangan khususnya di bandara serta memastikan terpenuhinya estimated time departure (ETD) dan estimated time arrival (ETA).

Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan sinergi ACDM dan ATFM ini sebagai upaya mengakselerasi modernisasi pengelolaan bandara dan penerbangan.

“Proses sinergi ACDM dan ATFM untuk dapat diakses di Pocket ACDM tengah dijalankan oleh AP II dan AirNav Indonesia. Pada 15 September 2021, kami menyerahkan dokumen manual ACDM ke AirNav Indonesia untuk dikaji dan dibahas supaya proses sinergi dapat berjalan lancar. Penerapan sinergi untuk tahap pertama dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia,” jelas Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi, Kamis (16/7).

Adapun Dokumen Manual ACDM diserahkan langsung kepada Direktur Utama AirNav Indonesia Pramintohadi Sukarno, terdiri dari Dokumen Implementation Manual, Dokumen Implementation Guidelines dan Dokumen Implementation Procedures.

Muhammad Awaluddin menambahkan, sinergi ACDM dan ATFM menciptakan pengaturan terintegrasi di terminal penumpang dan di sisi udara berdasarkan data-data yang diinformasikan oleh setiap stakeholders. Tujuannya untuk mencapai efisiensi operasional, ketepatan waktu penerbangan (on-time performance/OTP), dan stakeholders bisa melakukan prediksi guna memperkirakan dan mengantisipasi operasional yang akan datang sehingga memastikan segala sesuatunya berjalan lancar.

Sejalan dengan itu, lanjut dia, daya saing sektor penerbangan nasional dapat lebih meningkat. “Competitiveness sektor penerbangan nasional di tingkat global semakin baik dengan semakin memenuhi standar global, dan ini menjadi modal dalam mendukung perekonomian Indonesia,” ujar Muhammad Awaluddin.

Lebih lanjut, ujar Muhammad Awaluddin, langkah AP II dan AirNav Indonesia menciptakan efisiensi dan meningkatkan daya saing ini diharapkan mendukung pemulihan sektor penerbangan yang terdampak pandemi.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN