Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri LHK Siti Nurbaya. Foto: BSTV

Menteri LHK Siti Nurbaya. Foto: BSTV

Siti Nurbaya Tinjau Kawasan Wisata Alam di Transisi New Normal

Senin, 13 Juli 2020 | 12:52 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Setelah dari Karanganyar dan Boyolali, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama Wakil Menteri LHK Alue Dohong dan para dirjen melanjutkan kerja lapangan di Wonosobo pada 12 Juli 2020. Kegiatan lapangan meliputi kerja membangun konservasi tanah dan air, serta penanaman dan pemeliharaan tanaman. Disamping itu, mengevaluasi kawasan wisata alam yang sedang menyesuaikan dan adaptasi transisi di masa pandemi Covid-19.

"Kegiatan teknis di lapangan berjalan baik, ini merupakan langkah safari kerja menteri dan rombongan dirjen serta kepala Badan Litbang dan Inovasi. Ini sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo bahwa penanganan pemulihan lingkungan sangat penting, ditambah pemanfaatan berbagai lokasi di Pulau Jawa harus lebih ditingkatkan," ujar dia di Jakarta, Senin (13/7).

Sebelumnya, ketika mengunjungi Kawasan Wisata Dieng tepatnya di Taman Wisata Alam Telaga Warna dan Telaga Pengilon, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Siti meminta pengelolaan spot wisata harus ditingkatkan dengan pemberdayaan masyarakat sekitar. “Setelah berdiskusi bersama sekda Kabupaten Wonosobo, keterlibatan pemerintah desa dan kecamatan perlu ditingkatkan untuk membangun kemajuan daerah. Masukan dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jateng untuk mendorong penambahan penanaman varietas baru di kawasan tersebut kami terima dengan baik," ujar dia di Jakarta, Senin (13/7).

Selain menjaga sistem pendukung kehidupan, lanjut dia, alam hutan mempunyai fungsi media, bahan produksi, informasi, hingga spiritual healing.

27 Cagar Alam Jateng
Sementara itu, saat ini, Badan Konservasi Sumber Daya Alam Jateng mengelola 27 cagar alam, 1 suaka marga satwa dan 5 taman wisata alam.

Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Wiratno mengatakan, situasi daerah wisata itu tergantung pada keamanan lingkungan terkait karbon dioksida dan sulfur yang ada di sekitarnya. "Untuk keberadaan Taman Wisata Alam Telaga Warna dan Telaga Pengilon, mampu mendorong ekonomi lokal di sekitar Dieng," imbuhnya. 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN