Menu
Sign in
@ Contact
Search
BBM subsidi

BBM subsidi

Soal BBM Subsidi, Orang Kaya Jangan Ambil Hak Orang Miskin

Sabtu, 9 Juli 2022 | 17:24 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA,Investor.id - Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ikhsan Abdullah mengimbau masyarakat tidak mengambil hak milik orang lain, termasuk BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar, yang dikhususkan bagi kalangan menengah ke bawah. Artinya, orang kaya jangan mengambil hak orang miskin.

Pesan tersebut disampaikan Ikhsan, menyikapi upaya Pertamina mendorong masyarakat untuk mendaftarkan kendaraan guna mendapatkan BBM subsidi.

"Aturan itu sudah tepat. Sebab, orang mampu memang jangan menggunakan BBM subsidi. Karena itu bukan haknya. Harus diingat, jika menggunakan yang bukan haknya, itu termasuk dosa," ujar Ikhsan, Sabtu (9/7/2022).

Ikhsan yang juga wakil sekjen bidang hukum dan HAM Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan, dalam agama Islam mengambil hak orang lain adalah perbuatan dilarang. Ikhsan juga yakin ajaran agama lain juga melarang perbuatan tersebut. 

Di sisi lain, Ikhsan mengatakan, Pertamina perlu terus memberikan edukasi kepada masyarakat, secara langsung maupun tidak langsung. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar memang hanya ditujukan bagi kalangan menengah ke bawah.

"Misalnya, di setiap SPBU ditempel tulisan, 'BBM Subsidi Khusus Bagi Masyarakat Tidak Mampu', sehingga orang yang antre di situ jadi malu kalau menggunakan yang bukan haknya," ujar dia.

Seharusnya, kata dia, memang begitu. "Masa membeli mobil atau sepeda motor mewah mampu, tetapi BBM masih mengkonsumsi jatah orang menengah ke bawah. Orang kaya harusnya malu jika mengisi BBM subsidi di kendaraannya," tandas staf khusus Wapres Maruf Amin ini.

Sejak 1 Juli 2022, Pertamina memang membuka pendaftaran kendaraan yang mengkonsumsi BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Solar. Langkah tersebut dilakukan dalam upaya memastikan BBM subsidi yang disalurkan lebih tepat sasaran.

Terdapat tiga cara pendaftaran yang mudah dilakukan. Pertama, melalui laman subsiditepat.mypertamina.id. Cara kedua, dengan aplikasi MyPertamina. Dan ketiga, bisa datang langsung ke SPBU untuk dibantu mendaftarkan kendaraan. Pendaftaran dilakukan, guna mendapatkan QR Code, yang menjadi dasar bagi petugas SPBU untuk melayani penjualan BBM bersubsidi. Ke depan, hanya jenis kendaraan yang sesuai dengan peraturan dan telah terdaftar yang dibuktikan dengan QR code, yang dapat membeli BBM subsidi.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com