Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pelabuhan Patimban. Foto: IST

Pelabuhan Patimban. Foto: IST

Soft Opening Pelabuhan Patimban Dilakukan Juni 2020

Rabu, 20 November 2019 | 15:27 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah merencanakan soft opening Pelabuhan Patimban pada Juni 2020 mendatang. Pembangunan pelabuhan yang berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat itu dilakukan secara bertahap sampai tahun 2028.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk pembangunan tahap pertama sudah rampung 60%.

“Pelabuhan Patimban sudah kita kerjakan untuk tahap pertama ini kurang lebih 60%. Kita harapkan pada bulan Juni tahun depan akan dilakukan soft opening dengan mengoperasikan car terminal,” kata Menhub di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/11).

Budi Karya Sumadi. Foto: IST
Budi Karya Sumadi. Foto: IST

Menhub mengatakan, pembangunan Pelabuhan Patimban nantinya mampu menangani kapasitas optimum 7 juta Teus, yang kapasitasnya kurang lebih sama besar dengan Tanjung Priok. Untuk kelanjutan pembangunannya ditargetkan selesai pada tahun 2022 dan akan terus dibangun hingga 2028 mendatang.

Pembangunan Tahap 2 akan dikerjakan dengan target penyelesaian pada 2023. Pada tahun tersebut, direncanakan Pelabuhan Patimban bisa melayani peti kemas dengan muatan total 3,5 juta Teus.

Pengerjaan tahap 3 ditargetkan selesai pada 2028. Pada tahun tersebut, peti kemas yang bisa ditampung di pelabuhan totalnya bisa mencapai 7,5 juta teus.

Mekanisme pengelolaan pelabuhan dilakukan dengan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Lebih spesifik, kerja sama itu dilakukan dengan skema konsesi dalam jangka waktu tertentu. Menurut Menhub, paling lama konsesi memakan waktu 20 tahun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN