Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT PLN memasang Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk menggantikan genset yang digunakan untuk irigasi di persawahan Desa Bonto Masila, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. (doc PLN)

PT PLN memasang Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk menggantikan genset yang digunakan untuk irigasi di persawahan Desa Bonto Masila, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. (doc PLN)

SPLU Hadir, Petani Desa Bonto Masila Makin Produktif dan Go Green

Rabu, 23 September 2020 | 11:28 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT PLN (Persero) terus melakukan upaya peningkatan produktifitas bagi petani dengan menghadirkan sumber energi yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Salah satunya dengan melakukan pemasangan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) menggantikan genset di persawahan Desa Bonto Masila, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

 

Pemasangan SPLU dilakukan PLN untuk memudahkan petani dalam mengairi sawah. SPLU hadir sebagai salah satu usaha PLN untuk memberikan kemudahan pelayanan dan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

 

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) Ismail Deu berharap hadirnya SPLU dapat meningkatkan produksi beras dari hasil petanian warga.

 

“Para petani sekarang bisa lebih leluasa menggunakan listriknya, harapannya petani di Desa Bonto Masila bisa meningkatkan produksi beras sehingga menambah pendapatan petani jauh lebih besar,” kata Ismail Deu dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/9).

 

Hasyim, petani sekaligus warga Bonto Masila, menceritakan bahwa selama 4 tahun dirinya menggunakan genset untuk mengairi sawah. Kehadiran SPLU dari PLN membuat biaya operasional lebih efisien dibandingkan genset. Penggunaan SPLU juga lebih bersih dan tidak bising dibandingkan genset jika digunakan.

 

“Biasanya kami menggunakan 100 liter bahan bakar minyak (BBM) dengan biaya mencapai Rp 940 ribu untuk mengaliri air ke sawah. Namun saat ini kami hanya menggunakan 60 kilowatt hour (kWh) saja sudah masuk pengairannya, biayanya hanya sekitar Rp 90 ribu dengan daya 6.600 volt ampere (VA),” ujarnya.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN