Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata, Kamis (12/9/2019). Sumber: BSTV

Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata, Kamis (12/9/2019). Sumber: BSTV

Sri Mulyani: BJ Habibie Penyelamat Bangsa di Masa Sulit 1998

Gora Kunjana, Kamis, 12 September 2019 | 14:04 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie merupakan seorang sosok penyelamat bangsa, saat terjadinya masa-masa sulit pada 1998 lalu dengan memberikan fondasi yang sangat kuat menuju era reformasi.

“Saya tidak bisa membayangkan bahwa reformasi akan berjalan begitu smooth (lancar), kalau presidennya bukan Pak Habibie waktu itu,” kata Sri Mulyani dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2019, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis.

BJ Habibie, tandas Menkeu, mampu datang dan meredakan kemarahan masyarakat Indonesia terkait sistem pemerintahan yang sebelumnya dengan memberikan berbagai gebrakan dan perbaikan di banyak sektor.

“Pak Habibie kemudian membuka seperti air bah, waduknya dibuka supaya kekuatan air bah itu tidak menerjang waduk dan merusak semuanya,” ujar Sri Mulyani.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati


Sri Mulyani menuturkan dengan adanya inovasi dan langkah besar yang diambil oleh BJ Habibie, maka lahir lah berbagai macam kebebasan yang sebelumnya tidak bisa dirasakan oleh masyarakat mulai dari kebebasan pers, partai politik, HAM, dan lainnya.

“Air bah tadi tidak menjadi kekuatan yang merusak semua, seperti orang-orang anti pemerintah berpikir akan bisa menjadi presiden, bisa bikin parpol, semua yang kritik pemerintah tadinya enggak ada saluran lalu buat koran, tv, radio yang kemudian reformasi itu berjalan relatif smooth,” kata Sri Mulyani.

Selain itu, Sri Mulyani mengatakan BJ Habibie juga sangat berperan dalam bidang ekonomi yang pada masa transisi pemerintahan saat itu keuangan Indonesia sedang sulit. Habibie mampu membuat perekonomian negara menjadi relatif stabil dalam waktu yang singkat saat pemerintahannya yaitu hanya satu tahun.

“Beliau menjadi presiden di waktu ekonomi sulit dengan pendekatan dan tim yang digunakan sangat profesional, karena pengalaman yang cukup dan waktu yang relatif singkat kondisi yang sangat buruk itu bisa dibalik,” ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan bahwa peran BJ Habibie tidak hanya sebagai negarawan melainkan sekaligus menjadi bapak yang menyiapkan Indonesia menjadi negara demokratis.

“Sebelumnya tentu Pak Soekarno meletakkan dasar Indonesia merdeka, Pak Harto mengisi pembangunan, dan Pak Habibie menjadi bapak yang menyiapkan Indonesia menjadi negara demokratis yang seperti kita alami saat ini,” katanya.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA