Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkeu Sri Mulyani sambutan saat peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang, Senin (25/1/2021). Sumber: BSTV

Menkeu Sri Mulyani sambutan saat peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang, Senin (25/1/2021). Sumber: BSTV

Sri Mulyani: Pembiayaan Melalui CWLS Capai Rp 54 Miliar

Senin, 25 Januari 2021 | 11:47 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan menyatakan upaya mengumpulkan pembiayaan melalui Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS) telah mencapai Rp 54 miliar. CWLS.menjadi instrumen yang diterbitkan pemerintah dimana imbal hasilnya digunakan untuk membiayai berbagai program sosial.

“Saat ini telah terkumpul lebih dari Rp 54 miliar dalam bentuk kas wakaf link sukuk,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah oleh Presiden Joko Widodo, Senin (25/1).

Upaya pengumpulan CWLS ini dilakukan melalui kerjasama Kemenkeu dengan  badan wakaf indonesia (BWI) dan para nazir wakaf uang memobilisasi wakaf uang dan menginvestasikan kepada kas wakaf link sukuk. Sri Mulyani menuturkan  sejalan dengan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah syariah, sektor dana sosial syariah atau filantropi islam yang mencakup zakat, sodaqoh, infaq, dan wakaf yang juga merupakan bagian yang berpotensi sangat strategis untuk dikembangkan.

“Pemerintah sangat berkomitmen dalam mendorong sektor ekonomi dan keuangan syariah,” ucapnya.

Presiden Joko Widodo (kanan) dan Wapres Maruf Amin (kiri) hadiri peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang, Senin (25/1/2021). Sumber: BSTV
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Wapres Maruf Amin (kiri) hadiri peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang, Senin (25/1/2021). Sumber: BSTV

Sri Mulyani mengatakan di Indonesia wakaf telah berkembang dengan sangat baik, namun umumnya masih berupa wakaf properti berupa tanah dan bangunan untuk berbagai kepentingan umat seperti masjid Madrasah pesantren dan tempat pemakaman. Dalam beberapa tahun terakhir para pemangku kepentingan (stakeholder) wakaf telah berusaha berusaha mengembangkan wakaf uang untuk dikelola  secara produktif, amanah, akuntabel, dan profesional.

“Sektor dana sosial syariah memiliki potensi besar dalam turut mendukung berupaya mengatasi masalah-masalah pembangunan serta kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Sri Mulyani.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN