Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Susiwijono, Sekretaris Menko Perekonomian. SUmber: BSTV

Susiwijono, Sekretaris Menko Perekonomian. SUmber: BSTV

Stimulus Fiskal Angkat Indeks

Arnoldus Kristianus/Leonard Cahyoputra/Nabil Alfaruq, Jumat, 27 Maret 2020 | 10:21 WIB

JAKARTA, investor.id  -- Merespons penyebaran Covid-19 dan berbagai dampak yang ditimbulkannya, pemerintah meluncurkan Stimulus Ekonomi IIIdengan konsekuensi pelebaran defisit fiskal sebesar 0,8% terhadap PDB atau Rp 125 triliun, yakni dari 1,76% PDB menjadi 1,84% PDB.

Selain alokasi dana untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dan penanganan korban virus korona, pemerintah mengalokasikan dana bantuan langsung tunai (BLT) sebagai social safety net 40% masyarakat paling bawah dan stimulus bagi korporasi guna menghindari PHK.

Penambahan  stimulus ekonomi di dalam negeri dan persetujuan Senat Amerika Serikat untuk pemberian stimulus US$ 2 triliun (sekitar Rp 32.400 triliun) guna membantu para tuna karya dan industri AS yang terdampak Covid-19 melambungkan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Pada perdagangan Kamis (26/3) di Bursa Efek Indonesia, IHSG melambung 10,19% ke 4.338,90, setelah pada perdagangan hari sebelumnya terpuruk hingga di bawah 4.000  atau tepatnya 3.937,63. Asing juga mencatatkan net buy saham Rp 662,26 miliar.

“Untuk stimulus korporasi, pemerintah RI akan menerbitkan recovery bonds untuk dijual kepada Bank Indonesia dan swasta yang bersedia,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono saat konferensi pers mengenai kebijakan pemerintah untuk membantu dunia usaha di tengah pandemi Covid-19, di Jakarta, Kamis.

Konferensi pers tersebut diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Acara ini juga menghadirkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, yang menjelaskan Kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Susiwijono menjelaskan, dana yang sudah dialokasikan pemerintah untuk pemberian stimulus terkait terjadinya pandemi Covid-19 sekitar Rp 158,2 triliun. Rinciannya, untuk Stimulus Ekonomi I sebesar Rp 10,3 triliun, Stimulus Ekonomi II sebesar Rp 22,9 triliun, dan ada alokasi pelebaran defisit anggaran 0,8% dari produk domestic bruto (PDB) atau sekitar Rp 125 triliun. (fur/ac/b1/sp/ant/sumber lain/en)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN