Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Acara talk series Surveyor Indonesia yang diadakan pada Selasa (14/12).

Acara talk series Surveyor Indonesia yang diadakan pada Selasa (14/12).

Surveyor Indonesia Perkuat Kompetensi Verifikator TKDN Hulu Migas

Rabu, 15 Desember 2021 | 08:16 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Surveyor Indonesia (Persero) mengapresiasi keberhasilan nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) industri hulu minyak dan gas (migas) yang sudah mencapai 58% hingga Oktober 2021. Untuk itu, Surveyor Indonesia berupaya mengimbanginya, salah-satunya dengan memperkuat kompetensi para verifikator TKDN.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sebagai penerbit sertifikat TKDN, pun mendukung dengan mengeluarkan kebijakan sertifikasi TKDN gratis bagi kalangan industri. Hal tersebut terungkap pada acara talk series Surveyor Indonesia yang diadakan pada Selasa (14/12).

Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemenperin Nila Kumalasari mengemukakan bahwa pada 2021 Kemenperin mendapat anggaran Rp 112 miliar untuk sertifikasi gratis.

“Maka kesempatan ini digunakan dengan baik oleh kalangan industri sehingga di situs kami terjadi lonjakan pengajuan sertifikat TKDN,” ujar Nila dalam keterangannya dikutip Rabu (15/12).

Dalam acara yang sama, Direktur Sumber Daya Manusia Surveyor Indonesia (Persero) Lussy Ariani Seba mengungkapkan bahwa lonjakan kalangan industri yang melakukan proses sertifikasi membuat pihaknya harus memperkuat kompetensi para verifikatornya.

Untuk industri hulu migas sendiri, karena industri ini menjadi sosok pertama yang menerapkan sertifikasi TKDN  dan Surveyor Indonesia menjadi verifikatornya, maka menurut Lussy, Surveyor Indonesia akan terus menambah jumlah asesor TKDN industri hulu migas.

Lussy menambahkan bahwa pihaknya melakukan transformasi organisasi dengan membentuk divisi khusus yang mengelola TKDN.

“Divisi ini kelak akan melakukan desentralisasi ke unit-unit operasi sehingga Surveyor Indonesia sebagai verifikator dapat mendistribusikan sertifikasi TKDN dengan cepat,” terang Lussy.

Upaya lain dari Surveyor Indonesia, yaitu meningkatkan kualitas organisasi, salah satunya membuat mobile learning untuk menambah pemahaman tentang sertifikasi TKDN.

“Karena perkembangan teknologi semakin cepat, kami membuat mobile learning tentang sertifikasi TKDN agar 3500 karyawan yang ada di PTSI bisa belajar dan mengakses secara detail seputar TKDN,” ucap Lussy.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN