Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto ilustrasi: IST

Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto ilustrasi: IST

Tagihan Listrik Melonjak Karena Aktivitas Lebih Banyak di Rumah

Rangga Prakoso, Sabtu, 6 Juni 2020 | 16:09 WIB

JAKARTA, investor.id - Direksi PT PLN (persero) merasakan lonjakan tagihan listrik selama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan yang bertujuan memutus mata rantai Covid-19 itu membuat masyarakat sepenuhnya beraktivitas di rumah.

Direktur Human Capital Management PLN Syofvi Felienty Roekman menceritakan selama PSBB seluruh anggota keluarga beraktivitas di rumah. Hal ini antara lain membuat pendingin ruangan (AC) beroperasi hampir 24 jam. Padahal biasanya AC tersebut dioperasikan pada malam hari. Alhasil pemakaian daya melonjak dan berimbas pada tagihan listrik.

"Tagihan saya juga naik 100%, enggak cuma 60%. Saya biasanya isi vocer sekali untuk dua bulan, sekarang saya sebulan sekali isi vocer. Saya testimoni ini bukan sebagai (karyawan) PLN," kata Syofvi dalam jumpa pers secara virtual di Jakarta, Sabtu (6/6).

Syofvi kemudian melakukan kalkulasi dari tagihan tersebut. Dari hasil perhitungan itu memang benar adanya lonjakan pemakaian daya. Bukan disebabkan oleh kenaikan tarif listrik. Pasalnya penyesuian tarif listrik merupakan wewenang pemerintah yang sampai sekarang belum ada keputusan menaikkan tarif tersebut.

Dia pun mengajak masyarakat untuk cerdas memakai energi guna menekan tagihan listrik. 

"Ternyata ini dampaknya (PSBB). Kita juga harus cerdas menggunakan energi ini. Teman-teman PLN juga merasakan hal yang sama," ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN