Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Maruf Amin. Sumber: BSTV

Wapres Maruf Amin. Sumber: BSTV

Tahap Awal, Banten- Sidoarjo Jadi Kawasan Industri Halal

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 23:04 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan terdapat enam kawasan industri halal yang mengajukan proses perizinan. Namun sudah ada dua kawasan yang tengah dalam proses permohonan verifikasi sebagai Kawasan Industri Halal oleh Kementerian Perindustrian, yaitu Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Banten dan SAFE n LOCK Halal Industrial Park di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia mengatakan perlu langkah strategis dalam membangun kawasan industri halal dalam negeri. Sehingga langkah ini harus dilakukan secara simultan dan kolaboratif, agar Indonesia menjadi pusat produsen produk halal dunia.

“Selain dua kawasan industri halal tersebut, saya menerima laporan bahwa sudah ada enam kawasan lagi yang mengajukan permohonan penetapan kawasan Industri halal. Saya meminta Menteri Perindustrian untuk segera memprosesnya," jelasnya dalam webinar Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sabtu (24/10).

Ia mengatakan bahwa dengan membangun kawasan-kawasan industri halal maupun zona-zona halal, maka kapasitas produksi produk halal Indonesia dapat meningkat secara signifikan dan terintegrasi dan semakin berkualitas serta memiliki daya saing global.

Sehingga ia berharap kawasan industri halal yang tumbuh dan berkembang akan menarik perhatian investor global. Selain itu menjadikan Indonesia sebagai global hub produk halal dunia.

Dia menambahkan, terbitnya Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan Dalam Rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal merupakan langkah awal berkembangnya kawasan industri halal terpadu di Indonesia.

“Kawasan industri halal tidak bisa berdiri sendiri, tapi harus merupakan bagian dari ekosistem industri halal nasional dan global,” jelasnya.

Untuk menjalankannya diperlukan, insentif dan regulasi yang mendukung secara harmonis dan terpadu bagi industri produk halal yang terintegrasi di dalam kawasan ekonomi khusus (KEK).

Adapun untuk data-data produksi maupun nilai perdagangan produk halal Indonesia belum terefleksi dengan jelas dalam management information system (MIS) yang terintegrasi. Oleh karena itu, diperlukan adanya kodifikasi yang bisa mengintegrasikan antara sertifikasi produk halal dengan data perdagangan dan data ekonomi.

"Sehingga statistik data perdagangan produk halal Indonesia serta penganggaran APBN ke depannya dalam mendukung pengembangan industri produk halal dapat dilakukan dengan lebih mudah dan termonitor dengan baik," tandasnya.

Selain dua kawasan yang telah ditetapkan, ada pula empat kawasan yang telah dalam persiapan pengembangan yakni Kawasan industri Bintan Inti dengan luas 100 hektare berada di Kepulauan Riau, Kedua kawasan industri Surya Borneo di Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah.

Kemudian ada kawasan industri Batamindo seluas 17 hektare di Kepulauan Riau, dan terkahir Kawasan Industri Jakarta Pulogadung Jakarta Timur.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN