Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Plt Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Fuad Rizal.

Plt Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Fuad Rizal.

Tak Masuk dalam Manifes, Fuad Ditunjuk Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Triyan Pangastuti, Jumat, 6 Desember 2019 | 18:41 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan Fuad Rizal akan menjadi pelaksana tugas (Plt) direktur utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Keuangan Garuda Indonesia.

Fuad Rizal adalah satu di antara anggota direksi yang namaya tidak masuk dalam data manifes pesawat Airbus A330-900 NEO yang membawa Harley Davidson dan dua sepeda Brompton selundupan dari Prancis ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pertimbanhan terpilihnya Fuad karena memiliki latar belakang sebagai orang keuangan. Di tengah kasus penyelundupan, Kementerian BUMN, juga menginginkan kegiatan operasional Garuda tetap berjalan.

"Kami kompaklah dengan Kemenhub, Plt-nya dari dirkeu (direktur keuangan). Yang pasti Pak Fuad, tidak ada di penerbangan. Kami ingin operasional jalan juga. Kemudian dia orang keuangan," ucap Arya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat, (6/12).

Meski begitu, ia memastikan bahwa Fuad dipilih hanya akan mengemban wewenang direktur utama Garuda sampai dengan RUPS luar biasa perusahaan beberapa waktu mendatang guan menentukan direktur utama definitif.

"PLT bukan waktu tetap. Yang utama nanti kita liat siapa dirut dan direksi yang ditetapkan dan siapa direksi lainnya yang akan ditetapkan" ujar dia.

Sementara itu, ia mengungkapkan, pelanggaran yang dilakukan sejumlah direksi Garuda Indonesia yaitu menyangkut empat direksi yang tidak mengantongi izin keluar kota untuk menjemput pesawat baru Garuda di Prancis. Apalagi sejumlah direksi juga telah melanggar Surat Edaran Menteri BUMN 12/2015.

Adapun rincian detail keempat direksi tersebut berada dalam manifes penumpang ialah Direktur Utama I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara, Direktur Teknik & Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Human Capital Heri Akhyar, dan Direktur Kargo & Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal.

"Keempat direktur ini kalau menurut komite audit yang ditandatangani komisaris Garuda tidak mendapat izin dinas dari Kementerian BUMN. Jadi, belum ada izin dari Kementerian BUMN," ujar Arya.

Apalagi, pesawat Airbus A330-900 merupakan pesawat baru yang belum dioperasikan secara komersial dan seharusnya tidak diperbolehkan membawa kargo.

Berdasarkan penjelasan komisaris Garuda, menurut Arya, pesawat saat tiba di Jakarta langsung menuju hanggar GMF, tanpa parkir di apron. Oleh karena itu, ada potensi pelanggaran pidana yang dilakukan oleh sejumlah direksi.

"Jadi, ada itikad tidak baik untuk menghindari pemeriksaan. Menurut komisaris ada potensi pelanggaran pidana dan perdata, tapi semua harus ada pembuktian dari pihak berwajib," lanjut Arya.

Oleh karena itu, lanjut dia, komisaris memberikan rekomendasi kepada Kementerian BUMN untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan sejumlah direksi Garuda.

"Kan sesuai dengan hasil komite audit dan ini bukan soal yang berangkat, tapi soal barang yang masuk yang diteliti komite audit bulan April sudah dibeli, makanya hanya satu yang diberhentikan. Sementara ketiganya pelanggaran surat (izin) itu saja," ujar dia.

Sebagai informasi, Fuad Rizal akan mengantikan posisi I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara, direktur utama Garuda Indonesia yang tersangkut kasus penyelundupan komponen Harley-Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat Airbus A 330-900 Neo baru yang dikirim dari Toulouse, Prancis.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA