Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek perumahan

Salah satu proyek perumahan

Tapera Siap Salurkan Pembiayaan Perumahan 51 Ribu Unit

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:44 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menargetkan penyaluran pembiayaan bagi 51.000 unit rumah pada tahun 2021. Pembiayaan tahap awal akan difokuskan pada pengadaan rumah pertama untuk PNS. Pembiayaan perumahan tersebut akan berasal dari dana hasil likuidasi aset Bapertarum PNS.

Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Eko Ariantoro mengatakan, BP Tapera menerima pengalihan dana Taperum milik PNS aktif dan pensiunan PNS sebesar Rp 11,86 triliun dari tim likuidasi. Dari total dana tersebut, sebanyak Rp 1,5 triliun telah dicairkan kepada 367.740 pensiunan PNS atau ahli waris pada tahap pertama, dan sekitar Rp 1 triliun lagi akan dicairkan kepada pensiunan PNS atau ahli waris pada tahap kedua.

“Sedangkan sisanya Rp 9,2 triliun akan dijadikan modal untuk menyalurkan pembiayaan rumah bagi para PNS yang juga anggota dari Tapera. Pada tahun ini rencananya untuk penyaluran pembiayaan sebanyak 51 ribu unit rumah, yaitu bagi para PNS yang sudah terdaftar,” kata Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Eko Ariantoro di Jakarta, Selasa (19/1).

Dia menjelaskan, 51 ribu unit yang akan dilakukan pembiayaan oleh BP Tapera, akan dibagi dalam proyek pertama sebesar 11.000 unit pada semester pertama, dan bertambah menjadi 40.000 unit rumah pada semester dua mendatang.

“Sekarang kami menyiapkan initial project pembiayaan perumahan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta Tapera yang memenuhi persyaratan dan urutan prioritas. Pada awal April, realisasi akan dilaksanakan bekerja sama dengan perbankan,” ujar dia.

Eko mengungkapkan, bisnis yang dikembangkan oleh BP Tapera sendiri ada tiga poin, yaitu pengerahan dana, pemupukan dana Tapera, dan pemanfaatan dana Tapera. “Tiga jenis pengelolaan tersebut yang awalnya sebesar Rp 9,2 triliun, nantinya ada dana tambahan yang disetorkan dari para peserta PNS yaitu sebesar 3% yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK),” ujar dia.

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN