Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2021 secara virtual, Kamis, 29 April 2021.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2021 secara virtual, Kamis, 29 April 2021.

Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2-5,8% Cerminkan Optimisme dan Kewaspadaan

Senin, 31 Mei 2021 | 12:59 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, dalam menetapkan outlook pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021 yang sebesar 4,5 – 5,3% maupun proyksi untuk tahun depan yang di kisaran 5,2 – 5,8%, pemerintah mempertimbangkan sejumlah beberapa faktor. Faktor-faktor itu di antaranya terkait dinamika aktivitas ekonomi, baik domestik maupun global.

“Pemerintah terus mempertimbangkan berbagai faktor secara komprehensif termasuk di dalamnya dinamika aktivitas ekonomi yang terus berkembang, baik dari faktor domestik maupun global,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI: Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi atas KEM & PPKF RAPBN 2022 di Jakarta, Senin (31/5).

Penetapan rentang angka outlook pertumbuhan ekonomi 2021 dan 2022 tersebut, kata Sri Mulyani, di satu sisi mencerminkan optimisme pemerintah terhadap arah dan momentum pemulihan ekonomi serta potensi akselerasi pertumbuhan ekonomi dari reformasi struktural. Namun, di sisi lain, pemerintah tetap memberikan elemen kewaspadaan terhadap ketidakpastian akibat risiko pandemi Covid-19 yang masih tinggi.

Menurut Menkeu, variasi asesmen dalam rentang yang masih tinggi, menunjukkan masih tingginya risiko ketidakpastia. “Optimisme pemerintah didasarkan pada tren pemulihan ekonomi yang semakin kuat dari berbagai leading indicators yang menunjukkan peningkatan,” kata Sri Mulyani.

Ia menyebutkan, berbagai indikator utama terus mengalami peningkatan seperti indeks keyakinan konsumen sudah pada level optimis yakni di atas 100, indeks penjualan ritel terus meningkat, dan PMI manufaktur terus mencatat ekspansi dalam enam bulan berturut-turut.

Selain itu konsumsi listrik industri dan bisnis juga terus membaik dan telah tumbuh positif serta perkembangan kasus Covid-19 pasca-Idul Fitri menunjukkan angka kasus harian yang cukup terkendali.

Ia menyatakan, proyeksi pemerintah tentang pertumbuhan ekonomi sudah sejalan dengan asesmen yang dilakukan oleh berbagai lembaga internasional, seperti Bank Dunia, OECD, ADB, IMF, dan Consensus Forecasts.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN