Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Jusuf Kalla. Foto: DEFRIZAL

Wapres Jusuf Kalla. Foto: DEFRIZAL

Resmi Dibuka Wapres Jusuf Kalla

TEI 2019 Targetkan Kenaikan Transaksi 15%

Ridho Syukra, Rabu, 16 Oktober 2019 | 17:50 WIB

TANGERANG, investor.id - Pameran dagang internasional (Trade Expo Indonesia /TEI 2019) resmi dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK). Pameran yang digelar di  Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, pada Rabu-Minggu (16-20/10), itu manergetkan kenaikan transaksi 15%.

Tahun ini, penyelenggaraan TEI ke-34 mengangkat tema Moving Forward to Serve the World. Dalam sambutannya, Wapres mengatakan, TEI merupakan pameran tahunan dan ajang bergengsi untuk meningkatkan daya saing Indonesia melalui promosi produk produk andalan ekspor.

TEI pun diharapkan tidak hanya menjadi pameran perdagangan, tetapi bisa menjadi platform untuk menciptakan kemakmuran bersama negara berkembang dan maju. Pameran ini bisa menjadi ajang memperluas jaringan dan membuka pasar baru untuk mendorong kinerja ekspor.

JK optimistis, transaksi TEI 2019 bisa naik 15%  dibandingkan tahun 2018 karena melihat antusiasme peserta dan para pengunjung. Para buyer asing pun diajaknya jangan hanya melihat, tetapi harus membeli produk asli Indonesia.

“Saya minta kepada buyer asing agar membeli, bukan hanya datang dan melihat-lihat pameran,” ujar dia di BSD City, Rabu (16/10).

Di tengah perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat, Wapres juga meminta kepada negara-negara perwakilan yang menghadiri TEI 2019 agar tetap damai dan menciptakan hubungan ekonomi berkelanjutan.

Kerja Sama

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menuturkan, TEI 2019 merupakan ajang yang tepat untuk mempromosikan produk Indonesia dan dipasarkan secara global.

Pameran ini  menjadi kesempatan baik bagi para eksportir nasional untuk mencari pasar dan mengembangkan jaringan bisnis dan investasi. “Fokus utama penyelenggaraan TEI adalah kerja sama business to business yang bersifat jangka panjang dan bertaraf internasional,” ujar Mendag.

Pada TEI 2019, tercatat 1.497 perusahaan nasional yang menampilkan produk dan jasa terbaik Indonesia mulai dari produk manufaktur, kreatif inovatif, industri strategis, hingga produk kerajinan.

Hingga 15 Oktober 2019, telah terdaftar 6.025 buyer dari 120 negara. Sementara itu, negara dengan jumlah buyers terbanyak, selain Indonesia, ada dari negara Arab Saudi, Nigeria, Tiongkok, India, Thailand, Sri Lanka, Filipina, dan Amerika Serikat.

Dari jumlah buyer yang telah mendaftar tersebut, terdapat 10.079 permintaan terhadap produk unggulan Indonesia, mulai dari kopi, makanan dan minuman, produk bahan makanan, tekstil dan garmen, serta kerajinan tangan.

Selama TEI 2019, terdapat sekitar 84 penandatanganan nota kesepahaman dengan 25 negara melalui program misi pembelian, di antaranya dengan Jepang, Malaysia, Spanyol, Somalia, India, dan Australia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA