Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Basuki Hadimuljono. Foto: IST

Basuki Hadimuljono. Foto: IST

Teknologi Blok Beton 3B Lindungi Garis Pantai dari Ancaman Abrasi

Investor Daily, Senin, 27 Januari 2020 | 16:47 WIB

JAKARTA, investor.id - Teknologi Blok Beton Berkait, Berongga dan Bertangga (3B) menjadi solusi atasi abrasi yang berpotensi merusak garis pantai di Indonesia.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbamg) menciptakan teknologi 3B sebagai solusi untuk mencegah longsor dan pergeseran garis pantai akibat erosi gelombang air laut.

Blok Beton 3B merupakan blok beton dengan sistem modular interlocking pabrikasi sehingga mempermudah dan mempersingkat waktu pengerjaan di lapangan karena hanya berupa instalasi. Teknologi ini dapat diterapkan di pantai berpasir dengan maksimal ketinggian gelombang moderat 1.5 meter.

Blok Beton 3B berbahan beton K-222 dengan koefisien stabilitas lapis lindung sebesar 34,63 yang mampu menahan gelombang setinggi 2 meter. Keunggulan lainnya dari Blok Beton 3B yakni efektif dalam pengamanan pantai, rayapan gelombang rendah, sistem interlocking yang kuat dan bahan-bahan konstruksi yang mudah didapat.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan konstruksi dengan cara biasa. Namun butuh penerapan teknologi agar percepatan pembangunan bisa dicapai.

“Kini riset dan teknologi menjadi salah satu dari 5 pilar terobosan Kementerian PUPR dalam percepatan pembangunan infrastruktur di tanah air,” kata dia dalam keterangan resminya yang diterima Investor Daily, Minggu (26/1).

Penerapan teknologi yang dimaksud tersebut diawali dengan pekerjaan galian tanah untuk menentukan elevasi dan kedalaman galian yang akan dicapai. Setelahnya, pemasangan mini pile pabrikasi dengan tinggi maksimal 3 meter dan dilanjutkan dengan pemasangan batu kaki serta pemasangan pile cap dan Blok Beton 3B.

Saat ini, Teknologi Blok Beton 3B sudah diterapkan di Pantai Happy Buleleng, Bali dan Pantai Daruba, Morotai Selatan.

Erosi di Pantai Happy telah mengancam rumah penduduk dan Pura Segara sehingga penerapan pengaman pantai Blok Beton 3B diperlukan.

Di samping mengamankan pantai, teknologi ini juga berfungsi sebagai akses ke laut yang mendukung kegiatan keagamaan penduduk setempat salah satunya Upacara Melasti. (c-01)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN