Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas bekerja di ruang Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC). Foto: Dokumen Jasa Marga

Petugas bekerja di ruang Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC). Foto: Dokumen Jasa Marga

Terus Berinovasi Kelola Layanan Tol, Jasa Marga Luncurkan JMTC

Sabtu, 6 Maret 2021 | 11:42 WIB
Bayu Marhaenjati

JAKARTA, investor.id - PT Jasa Marga, meluncurkan pusat kendali lalu lintas jalan tol berbasis Intelligent Transportation System (ITS) dengan nama Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) pertama dan terlengkap di Indonesia.

Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita mengatakan, JMTC merupakan inovasi berbasis teknologi yang hadir untuk menjawab kebutuhan Jasa Marga dan juga pengguna jalan tol dalam pengelolaan pelayanan jalan tol yang terintegrasi, sekaligus menjadi sumber dari pusat informasi lalu lintas. Sehingga, dapat digunakan untuk pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas yang juga melibatkan stakeholder terkait.

Atika menyampaikan, keunggulan JMTC adalah terletak pada sistem ITS yang mengintegrasikan seluruh peralatan informasi dan komunikasi di Jalan Tol Jasa Marga Group. Hal ini membuat Jasa Marga menjadi operator jalan tol dengan sistem pengolah data lalu lintas jalan tol terlengkap dan terpadu di Indonesia.

"Dengan penerapan ITS ini, JMTC dilengkapi Advanced Traffic Management System (ATMS) yang mampu menganalisa kondisi kepadatan di jalan tol melalui kecepatan rata-rata kendaraan pada segmen jalan tol, serta menghitung data volume kendaraan sesuai dengan kapasitas jalan tol. Apabila kecepatan kendaraan mendekati kecepatan minimum dan volume kendaraan mendekati kapasitas maksimal suatu ruas jalan tol, maka sistem ini memberikan peringatan dini kepada petugas untuk dapat melakukan pengaturan lalu lintas," ujar Atika, melalui keterangan tertulis, Jumat (5/3/2021).

Atika menambahkan, pengelolaan informasi juga dilengkapi dengan Advanced Traveller Information System (ATIS), yang dapat memberikan informasi kepada pengguna jalan tol baik sebelum maupun selama dalam perjalanan dengan tetap memperhatikan keamanan berkendara. Informasi ini didapatkan melalui One Call Center 24 Jam di nomor 14080, Variable Message Sign (VMS), dan melalui aplikasi Travoy 3.0.

Atika menyatakan, dengan perpaduan informasi yang terintegrasi ini, maka petugas dapat berkoordinasi dengan stakeholder terkait (kepolisian) untuk menerapkan kebijakan rekayasa lalu lintas contra flow, ramp metering atau one way, secara proporsional mengikuti kondisi yang sebenarnya di lapangan.

Jalan Tol Jasa Marga. Foto: IST
Jalan Tol Jasa Marga. Foto: IST

"Selain itu, terdapat pula Incident Management System (IMS) yang merupakan alat deteksi dini gangguan lalu lintas dengan mengidentifikasi perubahan kecepatan kendaraan untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas," ungkapnya.

Menurut Atika, JMTC juga memiliki sistem yang mengadaptasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), yang secara akurat dapat memberikan data pelanggaran lalu lintas di jalan tol seperti pelanggaran kecepatan dan muatan dengan bantuan peralatan speed camera, lengkap dengan pendeteksi pelat nomor kendaraan serta weigh in motion kepada pihak kepolisian untuk selanjutnya diproses hukum.

"JMTC merupakan bentuk penyempurnaan dari Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) yang merupakan pusat informasi dan komunikasi lalu lintas jalan tol dan telah beroperasi sejak tahun 2005," katanya.

Atika menyebutkan, JMTC memiliki 1.705 kamera pengawas alias CCTV, 65 Smart CCTV, 204 VMS, dan 22 Remote Traffic Monitoring System (RTMS) yang tersebar di jalan tol Jasa Marga Group di seluruh Indonesia. Kecanggihan yang dimiliki JMTC akan mempermudah koordinasi antara Jasa Marga dengan Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam memutuskan rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan khususnya pada saat operasi libur panjang.

"Masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas yang terintegrasi dalam JMTC melalui aplikasi Travoy 3.0 dan pusat panggilan 14080 selama 24 jam. Aplikasi Travoy 3.0 kini telah dilengkapi dengan beragam fitur seperti Panic Shake, Derek Online, pantauan kondisi lalu lintas melalui CCTV, hingga informasi mengenai rest area yang terhubung langsung dengan JMTC. Dengan diluncurkannya Travoy 3.0, maka CCTV Jasa Marga yang sebelumnya dapat diakses melalui situs www.jasamargalive.com saat ini telah ditutup. Fitur Maps dan CCTV telah diintegrasikan dengan aplikasi Travoy 3.0 yang dapat diunduh oleh pengguna jalan tol, baik untuk pengguna iOS maupun Android," terangnya.

Tol Jasa Marga
Tol Jasa Marga

Aplikasi Travoy
Sebelumnya, PT Jasa Marga telah meluncurkan aplikasi Travel With Comfort and Joy (Travoy) 3.0 untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan, terutama pada sektor teknologi dan informasi. Aplikasi ini dikembangkan sebagai asisten digital yang dapat membuat perjalanan di jalan tol menjadi lebih aman dan nyaman.

Atika mengungkapkan, Travoy 3.0 merupakan pengembangan dari aplikasi Travoy yang sebelumnya telah diluncurkan sejak tahun 2019 lalu. Tidak hanya itu, Travoy 3.0 juga diintegrasikan dengan aplikasi yang juga dikelola oleh Jasa Marga lainnya, JMCare.

“Penggabungan JMCare dengan Travoy yang kemudian menjadi Travoy 3.0 ini dibarengi dengan penambahan fitur-fitur baru untuk menjawab kebutuhan pengguna jalan, seperti fitur layanan Panic Shake yang dapat digunakan ketika membutuhkan bantuan darurat dari petugas operasional jalan tol.

Selain itu, memesan derek juga jauh lebih mudah karena terdapat fitur Derek Online untuk pemesanan derek hingga pemantauan progres laporan dan lokasi derek secara real time di aplikasi yang saat ini masih terbatas untuk digunakan di wilayah Jabotabek,” ucapnya.

Atika menuturkan, melalui Travoy 3.0, pengguna jalan juga dapat memantau situasi terkini lalu lintas dari CCTV yang ada di Jalan Tol Jasa Marga Group, hingga menghitung kalkulasi tarif tol yang perlu dibayarkan oleh pengguna jalan selama perjalanan agar dapat mengantisipasi jumlah saldo yang harus diisi di dalam uang elektronik.

“Selain itu, kami juga menyediakan fitur Laporan Anda untuk menampung semua kritik dan masukan dari pengguna jalan yang pastinya akan membuat Jasa Marga terus meningkatkan pelayanan secara berkelanjutan. Travoy 3.0 juga dilengkapi dengan fitur Travnews dan fitur Yuk Mampir yang berisi berita terkini mengenai jalan tol serta lokasi rest area hingga rekomendasi wisata hingga kuliner pada destinasi pengguna jalan,” tambah Atika.

Saat ini, Travoy 3.0 dapat diunduh melalui Apps Store untuk pengguna iOS dan Google Play Store untuk pengguna Android. Berikut adalah beberapa fitur yang ada di dalam Aplikasi Travoy 3.0:

Salah satu rest area di jalan tol. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana
Salah satu rest area di jalan tol. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

1. Tarif Tol: Fitur yang menyediakan informasi Tarif Tol sesuai dengan golongan kendaraan pengguna jalan.
2. Travnews: Fitur yang berisi berita terkini tentang jalan tol, dan informasi terkait lainnya.
3. Rest Area: Fitur yang menyediakan informasi seputar rest area mulai dari lokasi, fasilitas, tenant, hingga kapasitas parkir di rest area.
4. SPBU: Fitur yang menyediakan informasi seputar SPBU terdekat.
5. Yuk Mampir: Fitur yang menyediakan informasi kuliner dan destinasi wisata terdekat di sekitar jalan tol beserta rute perjalanan yang akan ditempuh.
6. Call Center: Fitur yang menyediakan informasi Call Center Jasa Marga 14080 sehingga pengguna jalan bisa dapat langsung menghubungi Call Center, jika membutuhkan bantuan dan informasi
7. Derek Online: Fitur yang menyediakan jasa kendaraan derek di jalan tol secara praktis dan real time.
8. Panic Shake: Fitur untuk memanggil bantuan ketika pengguna jalan tol dalam keadaan bahaya, hanya dengan menggoyangkan/mengocokan gadget yang dimiliki.
9. Laporan Anda: Fitur untuk menampung berbagai masukan dari pengguna jalan.
10. Maps & CCTV: Fitur untuk memantau keadaan jalan tol melalui aplikasi Maps dan CCTV secara real time.
11. Travpost: Fitur untuk berbagi informasi kejadian maupun insiden di jalan tol yang dapat diunggah oleh pengguna jalan.

Sekadar diketahui, aplikasi Travoy 1.0 diluncurkan pertama kali pada Mei 2019 untuk sistem operasi Android. Setelah melalui tahapan pengembangan lebih lanjut, Travoy 2.0 resmi diluncurkan dengan fitur dan tampilan terbaru pada Februari 2020.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN