Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (atas) dalam acara pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi I dengan tema

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (atas) dalam acara pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi I dengan tema "Eksotisme Lombok", Rabu (3/3/2021).

Teten: UMKM Indonesia Jangan Hanya Buat Kripik, Akik dan Batik

Rabu, 3 Maret 2021 | 15:55 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki berharap agar pelaku usaha kecil dan menengah mulai meningkatkan daya saing dengan mengadopsi teknologi. Hal ini penting agar produk-produk UMKM juga bisa turut mendukung sektor pariwisata.

“Untuk meningkatkan national branding UMKM dalam mendukung pariwisata, UMKM kita jangan hanya membuat kripik, akik, dan batik saja, tetapi juga harus mulai bertransformasi ke produk-produk berbasis teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing produk UMKM,” kata Teten Masduki dalam acara pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi I dengan tema “Eksotisme Lombok”, Rabu (3/3/2021).

Untuk mendorong sektor pariwisata, Teten mengatakan Indonesia tidak bisa hanya sekedar menjual eksotisme alamnya saja, meskipun ini jadi keunggulan utama Indonesia. Menurut Teten, sudah waktunya sektor pariwisata ini didukung oleh produk-produk UMKM yang berbasis inovasi teknologi.

“Saya kira kita harus mem-branding negeri kita sebagai negeri yang menuju modernisasi, dan tentunya dengan tidak meninggalkan akar budaya kita yang sangat kuat. Selama ini orang-orang lebih melihat Indonesia sebagai negara agraris atau yang selalu ditampilkan misalnya suku-suku atau simbol tradisi, tapi sekarang kita harus melahirkan simbol-simbol Indonesia yang modern,” kata Teten.

Dalam kesempatan ini, Teten juga kembali mengingatkan pentingnya pelaku UMKM memanfaatkan platform digital. Langkah ini penting agar produk yang dipasarkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri.

Untuk mendukung upaya ini, pemerintah juga sudah menggulirkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Tahun lalu, gerakan ini berhasil meningkatkan jumlah pelaku UMKM yang terhubung dengan platform digital (onboarding) sebanyak 3,8 juta unit UMKM. Sebelum ada gerakan ini, UMKM yang sudah terhubung platform digital ada sebanyak 8 juta unit UMKM.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN