Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Proyek infrastruktur di Yogya dan Solo

Proyek infrastruktur di Yogya dan Solo

Tingkatkan Daya Saing, PUPR Dorong Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 9 Oktober 2020 | 17:19 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pembangunan infrastruktur untuk mengejar kelayakan investasi dan indeks daya saing infrastruktur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan sejak 2017 Indonesia dikategorikan tiga lembaga pemeringkat internasional sebagai negara dengan peringkat layak investasi dan kini Indonesia pun berada di peringkat ke-52 indeks dengan daya saing infrastruktur.

"Kita harapkan, dengan pembangunan infrastruktur yang masif posisi Indonesia ke depan bisa lebih dari posisi yang sekarang,” kata Basuki dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Proyek infrastruktur di Yogta dan Solo
Proyek infrastruktur di Yogta dan Solo

Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, misalnya. PUPR membangun beberapa infrastruktur seperti Flyover Manahan dan Stadion Manahan di Kota Solo serta Bendung Kamijoro di Kabupaten Kulon Progo. Basuki menyebut, pembangunan Flyover Manahan sepanjang 600 meter dan lebar 9 meter bertujuan untuk mengatasi kemacetan akibat adanya perlintasan sebidang jalur rel kereta Solo-Yogyakarta.

Flyover yang mulai dibangun pada Februari 2018 ini diserahterimakan pertama pekerjaan/provisional hand over (PHO) pada 10 Desember 2018. Pada 22 Desember 2018 uji coba open traffic (fungsional). Pembangunannya menggunakan teknologi yang sama dengan Flyover Antapani di Kota Bandung, Jawa Barat, yaitu Corrugated Mortarbusa Pusjatan (CMP).

Proyek infrastruktur di Yoga dan Solo
Proyek infrastruktur di Yoga dan Solo

Sedangkan renovasi Stadion Manahan Solo untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 telah selesai direnovasi dan diresmikan Presiden Februari 2020 lalu.

Stadion berkapasitas 20.000 penonton ini menggunakan kursi tunggal (single seat) yang dihiasi motif batik Kawung sebagai ciri khas budaya Solo. Keunggulan lain yang juga akan dimiliki Stadion Manahan adalah kualitas rumput, karena rumput yang ditanami berjenis Zoysia Japonica. Sehingga terlihat lebih hijau dan berakar kuat. Sementara pencahayaan akan menggunakan kualitas penerangan hingga 1.500 lux.

Proyek infrastruktur di Yogta dan Solo
Proyek infrastruktur di Yogta dan Solo

Berikutnya, infrastruktur lain yang diresmikan di awal 2020 adalah Bendungan Kamijoro di Kulon Progo, Yogyakarta untuk mengairi sawah seluas 2.370 hektar di Kabupaten Bantul dan meningkatkan intensitas tanam dari 205% menjadi 270%.

Bendungan ini juga berguna untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 25 liter/detik bagi Kabupaten Bantul dan 475 liter/detik bagi Bandara Internasional Yogyakarta serta kawasan Industri Sentolo di Kabupaten Kulonprogo.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN