Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirjen Bina Marga Sugiyartanto. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Dirjen Bina Marga Sugiyartanto. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Tol Pansela akan Tersambung dari Yogya hingga Garut

Minggu, 15 Desember 2019 | 12:54 WIB
Thresa Sandra Desfika dan Euis Rita Hartati

YOGYAKARTA, investor.id-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) merencanakan pembangunan Tol Lintas Selatan Jawa tersambung dari Yogyakarta hingga Garut.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengungkapkan, saat ini Tol Trans Jawa di utara Jawa sudah tersambung dari Merak-Probolinggo. Ke depan, pemerintah berencana membangun jalan tol di Lintas Selatan Jawa yang membentang dari bagian barat (Garut) hingga Yogyakarta.

"Nanti suatu saat lintas selatan tol ini akan nyambung, ujungnya ada di Yogya sampai ke arah barat, Cilacap, sampai Garut, Tasik. Sekarang dari barat juga sudah kita mulai. Jadi, jaringan jalan tol yang sudah kami bangun sudah dalam rencana yang akan menghubungkan yang sekaligus mempercepat dan memperpendek waktu tempuh," ungkap Sugiyartanto di sela focus group discussion (FGD) bertajuk Key Success Factor Optimalisasi YIA adalah Aksesibilitas yang Baik yang diselenggarakan Investor Daily di Yogyakarta, Jumat (13/12).

Moderator FGD tersebut adalah Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings Primus Dorimulu yang turut juga menghadirkan narasumber, antara lain Faik Fahmi, Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto, dan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio.

Pembangunan Jalan Tol Lintas Selatan Jawa yang terhubung ke Yogyakarta itu juga bagian dari peningkatan aksesibilitas dari dan ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo. Dalam jangka menengah, pemerintah akan membangun dua ruas jalan tol yang akan menopang konektivitas dari dan ke Bandara YIA. Kedua tol itu adalah Jalan Tol Solo-Yogya-Bandara YIA dan Tol Yogyakarta-Bawen.

"Akan ada tol yang akan memfasilitasi aksesibilitas ke bandara (YIA) itu sendiri. Bagian dari jaringan jalan tol dari Solo-Yogya ke Purworejo atau Kulonprogo melewati bandara, atau (tol) Semarang, Bawen, Yogya yang melewati Magelang yang ujungnya Bandara YIA," ungkap Sugiyartanto.

Dia menyebutkan, selain membangun jalan tol, pihaknya juga tengah mengoptimalkan akses jalan yang sudah ada untuk aksesibilitas dari dan ke Bandara YIA. Hal itu guna mendukung kelancaran operasional Bandara YIA saat beroperasi penuh mulai Maret 2020.

"Kebetulan kalau kita sudah ada jaringan jalan yang sudah jadi. Kemudian jaringan jalan nasional kita, masuk ke bandara juga sudah siap, hanya mungkin perlu pelebaran, yang kami rencanakan akhir 2020 ini selesai.Kalau yang Pansela, kita sudah memotong ke bawah, fasilitas ke bandara itu sudah ada namanya underpass, kami bangun satu tahun selesai," terang Sugiyartanto.

Dia menambahkan, pembangunan jalan tol dan jalan non-tol di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki peran saling melengkapi. Selain itu, karena Yogyakarta terkenal sebagai kota budaya dan seni, maka pihaknya bukan hanya sekadar membangun, tapi juga dengan memberikan sentuhan seni.

"Jalan kita pun sebagian bukan hanya sekedar membangun jalan atau underpass tapi juga kita kasih sentuhan seni. Atau kita sebut beautifikasi, tanpa menghilangkan fungsi, tapi kearifan lokal untuk infrastruktur itu sendiri," ujar dia.

Editor : Trimurti (trimurti@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN