Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi jalan tol. Foto: Ist

Ilustrasi jalan tol. Foto: Ist

Tol Serpong-Cinere Beroperasi Sebelum Lebaran 2020

Selasa, 4 Februari 2020 | 18:00 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Jalan Tol Serpong-Cinere ditargetkan beroperasi sebelum Lebaran atau sebelum Mei 2020. Pembangunan konstruksi proyek jalan tol tersebut telah mencapai 81,12%, sedangkan pembebasan lahannya sudah 91,04%.

“Kami optimistis pembangunan Tol Serpong-Cinere rampung sesuai target. Jadi, sebelum Lebaran  yang jatuh pada Mei mendatang, Tol Serpong-Cinere sudah bisa beroperasi,” kata Direktur Utama PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) Ayu Widya Kiswari dalam pernyataan resmi yang diterima Investor Daily di Jakarta, Selasa (4/2).

PT CSJ merupakan salah satu kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk sekaligus perusahaan pengelola Tol Serpong-Cinere yang diakuisisi Jasa Marga, PT Waskita Toll Road, dan PT Jakarta Propertindo pada 2015 dengan porsi saham masing-masing 55%, 35%, dan 10%.

Ayu Widya Kiswari mengungkapkan, Tol Serpong-Cinere dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah wilayah penyangga Jakarta, termasuk dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Untuk keperluan pengadaan tanah, menurut Ayu, PT CSJ memperoleh kredit sindikasi dana talangan tanah sebesar Rp 950 miliar pada September 2018. Sisanya merupakan pinjaman pemegang saham (share holder loan/SHL) dari total kebutuhan dana pengadaan tanah sekitar Rp 3,9 triliun.

"CSJ telah merealisasikan sekitar Rp 3,1 triliun untuk luasan lahan yang masuk dalam right of way (ROW) jalan tol dan lahan-lahan yang terdampak pembangunan Tol Serpong-Cinere,” ujar dia.

Ayu menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, pengadaan tanah untuk kepentingan umum diselenggarakan oleh pemerintah yang didelegasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Karena itu, dalam rangka percepatan pengadaan tanah, PT CSJ dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor pembangunan Tol Serpong-Cinere kemudian membantu PPK dan BPN untuk melakukan koordinasi dan mengawal kelancaran pembebasan tanah dengan masyarakat dan pemilik tanah,” papar dia.

Ayu menambahkan, Tol Serpong-Cinere memiliki total panjang 10,14 km, terdiri atas dua seksi, yakni Seksi 1 Serpong-Ciputat (6,59 km) dan Seksi 2 Ciputat-Cinere (3,55 km).

Ruas Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere.

Jalan tol yang termasuk bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) II ini juga akan tersambung dengan Tol Serpong-Kunciran dan Tol Kunciran-Cengkareng.

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN