Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor Pusat Indosat di Jakarta.

Kantor Pusat Indosat di Jakarta.

Ubah Bisnis dan Organisasi, Indosat PHK 677 Karyawan

Abdul Aziz, Senin, 17 Februari 2020 | 08:10 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Indosat Ooredoo Tbk mengubah bisnis dan organisasinya agar fokus kepada pelanggan dan lebih dekat dengan kebutuhan pasar. Sejalan dengan perubahan itu, Indosat mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 677 karyawan.

Director & Chief of Human Resources Indosat, Irsyad Sahroni mengungkapkan, perubahan bisnis dan organisasi Indosat mencakup tiga hal. Pertama, memperkuat tim regional agar lebih cepat mengambil keputusan dan lebih dekat dengan pelanggan. Kedua, mengalihkan penanganan jaringan kepada pihak ketiga. “Langkah terakhir yaitu rightsizing (perampingan) organisasi,” kata Irsyad Sahroni dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, (15/2).

Langkah rightsizing, menurut Irsyad Sahroni, ditempuh melalui penambahan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan daya saing, kualitas layanan, dan pengalaman pelanggan, sekaligus mengurangi jumlah SDM pada beberapa fungsi bisnis.

“Kami akan terus melanjutkan strategi ‘tiga tahun bertransformasi’ agar menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya. Maka hari ini, kami mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi dengan perubahan kebutuhan pasar,” ujar dia.

Irsyad menjelaskan, perseroan telah mengkaji semua opsi secara menyeluruh guna menghasilkan langkah terbaik. “Akhirnya kami sampai pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini. Namun kebijakan ini sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh,” tegas dia.

Per 14 Februari 2020, kata Irsyad Sahroni, dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80% setuju menerima paket kompensasi. “Kami juga menjalin kerja sama dengan mitra managed service untuk memberi kesempatan kepada para karyawan ter-PHK agar tetap dapat bekerja di mitra kami,” tutur dia.

Irsyad optimistis kebijakan tersebut mampu meningkatkan kinerja Indosat Ooredoo dan menjadikan emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sandi saham ISAT itu tetap kompetitif.

“Ini merupakan salah satu langkah strategis untuk menjadikan Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang terpercaya,” tandas dia.

Dia menambahkan, perseroan mengambil langkah yang adil sesuai ketentuan yang berlaku. “Manajemen juga mengomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan, baik yang terkena dampak maupun yang tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan undang-undang,” papar dia. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN