Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kelautan dan perikanan untuk terjun dan memanfaatkan akses pasar digital guna membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi UMKM.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kelautan dan perikanan untuk terjun dan memanfaatkan akses pasar digital guna membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi UMKM.

UMKM Sektor Kelautan dan Perikanan Didorong Masuk Pasar Digital

Senin, 26 Oktober 2020 | 10:33 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kelautan dan perikanan untuk terjun dan memanfaatkan akses pasar digital. Pasalnya, pasar digital membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi UMKM.

 

Direktorat Jenderal Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan platform perusahaan digital, seperti Tanihub, Aruna, Gojek dan Grab.

 

Direktur Jenderal PDSPKP KKP Artati Widiarti mengatakan, platform lain seperti Shopee dan Bukalapak belum diajak bekerja sama, namun telah mempunyai komitmen untuk mendukung UMKM sektor kelautan dan perikanan yang tergabung dalam Pasar Laut Indonesia.

 

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelatihan daring yang digelar Shopee kepada 84 UMKM yang tergabung dalam Pasar Laut Indonesia pada 16-19 Oktober 2020. Materi yang diberikan antara lain cara buka toko, pengaturan toko, pengaturan akun, pengaturan produk, pendaftaran gratis ongkir, pengaturan foto produk, pengaturan pengiriman, pengaturan harga produk, dan pengaturan pembayaran (rekening).

 

Pasca pelatihan, Tim Shopee akan melakukan pendampingan terhadap UMKM termasuk memantau kendala yang dihadapi pada proses onboard. Bagi UMKM yang berminat untuk mendapatkan pelatihan tambahan, Shopee menyediakan kelas lanjutan yang sifatnya regular dan akan disesuaikan dengan lokasi kotanya.

 

Sementara platform lainnya, Aruna, juga telah melakukan seleksi dan kurasi terhadap UMKM yang tergabung dalam Pasar Laut Indonesia. Dari 26 UMKM yang masuk dalam kriteria, baru 9 UMKM yang akan dijajaki untuk proses kerja sama.

 

“Beberapa platform pemasaran digital lainnya seperti Gojek akan melakukan pelatihan pada 28-29 Oktober 2020, sedangkan Grab dan Bukalapak akan mengatur jadwal untuk pelatihan selanjutnya,” ujar dia kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (26/10).

 

Ia berharap kerja sama dan dukungan platform pemasaran digital terus dilakukan terhadap UMKM sektor kelautan dan perikanan sehingga target 500 produk dari UMKM unggulan dalam Pasar Laut Indonesia bisa terwujud. Tujuannya agar akses pemasaran dan jaringan para UMKM bertambah luas dan produknya semakin dikenal masyarakat.

 

Di masa pandemi Covid-19, pemasaran digital menjadi pola berjualan yang ampuh dan efektif yang pada akhirnya mempertahankan penjualan para UMKM.

 

Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP Machmud mengatakan, telah menjaring 345 UMKM unggulan dari 1.355 UMKM yang  tergabung dalam Pasar Laut Indonesia. Selanjutnya, 345 UMKM ini akan difasilitasi pemasarannya melalui beberapa platform pemasaran online. Selanjutnya, pada proses onboarding, UMKM akan mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku pada masing  masing platform, antara lain terkait jenis produk, standar, cakupan wilayah, persyaratan administrasi, persyaratan teknis, dan kurasi.

 

Seperti diketahui, Pasar Laut Indonesia diluncurkan Menteri Kelautan dan Perikanan pada 19 Agustus 2020. Melalui program ini, KKP akan melakukan pembinaan secara intensif dan memfasilitasi UMKM sektor kelautan dan perikanan dalam meningkatkan akses pemasaran produknya terutama di masa pandemi.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN