Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pedagang merapihkan ikan di Pasar Ikan Karangantu, Serang, Banten, Minggu (23/2/2020). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan konsumsi ikan nasional pada tahun 2020 sebesar 56,39 kilogram per kapita per tahun dan ditingkatkan menjadi 62,50 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2024. Foto: SP/Ruht Semiono

Pedagang merapihkan ikan di Pasar Ikan Karangantu, Serang, Banten, Minggu (23/2/2020). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan konsumsi ikan nasional pada tahun 2020 sebesar 56,39 kilogram per kapita per tahun dan ditingkatkan menjadi 62,50 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2024. Foto: SP/Ruht Semiono

Wabah Covid-19 Tekan Sektor Perikanan 

Selasa, 12 Mei 2020 | 23:25 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id -  Mewabahnya Covid-19 di Indonesia pada awal Maret 2020 membuat industri perikanan tertekan.  Beberapa rantai distribusi di sektor ini terputus. 

"Di hulu, para pembudidaya ikan mengalami kesulitan untuk menjual ikannya karena permintaan drastis menurun. Kalaupun ada permintaan, harga yang ada di pasaran menurun tajam," ujar CEO eFishery Gibran Huzaifah dalam keterangan resmi, Selasa (12/5). 

Di sisi hilir, dia menuturkan, hotel, restoran, kafe, hingga usaha katering rumahan juga merasakan dampak yang tak kalah besar, bahkan nyaris bangkrut. Selain itu, wabah ini memiliki efek domino yang sangat dahsyat. Beberapa restoran harus memberhentikan karyawannya karena tak ada lagi pesanan makanan. 

Sejalan dengan itu, dia menerangkan, aplikasi startup yang bergerak di sektor perikanan, eFishery, bekerja sama dengan startup kuliner Caterin.id menggalang dana di KitaBisa dengan tema #BerbagiSenyum selama dua minggu. Hal ini menjadi salah satu wujud usaha eFishery untuk turut berkontribusi menyelesaikan masalah para mitra pembudidaya sekaligus membantu UMKM kuliner dan masyarakat luas dalam pemenuhan gizi seimbang. 

"#BerbagiSenyum adalah upaya untuk terus menggerakan usaha budidaya dan bisnis rumahan sekaligus, agar kegiatan usaha tidak terhenti. Selain itu, gerakan ini bertujuan membantu masyarakat terdampak mendapatkan makanan dengan gizi baik," kata dia. 

Harapannya, dia menuturkan, hal kecil yang dilakukan ini dapat memberikan senyum bagi semuanya. Melalui gerakan ini pula, eFishery mengajak masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah agar tetap berkegiatan di rumah. 
"Tidak usah khawatir mengenai pemenuhan gizi karena memesan makanan sehat, termasuk ikan, kini bisa dari rumah," tegas dia 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN