Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
chevron

chevron

PASTIKAN KESIAPAN LIFTING AKHIR TAHUN,

Wakil Kepala SKK Migas Kunjungi Terminal Dumai

Rangga Prakoso, Sabtu, 28 Desember 2019 | 13:45 WIB

JAKARTA, investor.id  –  Untuk memastikan lifting minyak dan gas dilakukan secara optimal menjelang akhir tahun 2019, manajemen SKK Migas dalam hal ini, Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman dan Kepala SKK Migas Sumbagut, Avicenia  Darwis melakukan kunjungan kerja dan pengawasan lifting migas ke PT Chevron Pacific Indonesia di Dumai, Riau.

Kedatangan Manajemen SKK Migas di Dumai, disambut oleh Manajemen Chevron Pacific Indonesia, yang terdiri atas VP Operation, Nurhasan dan General Manager Sumatera Maintenance,  Bramantyo Prakoso.

Sebelumnya, di hari yang sama manajemen SKK Migas juga melakukan pertemuan dengan dengan Direktur Eksekutif Chevron Pacific Indonesia, Donald R Stelling.

Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman mengatakan, kunjungan akhir tahun 2019, berbeda dengan tahun sebelumnya. Pimpinan SKK Migas turun langsung dalam rangka memberikan motivasi kepada jajaran SKK Migas dan KKKS yang berada di garis depan untuk memastikan lifting dapat berlangsung secara optimal sesuai target yang telah ditetapkan. Sekaligus meninjau kesiapan fasilitas yang dimiliki KKKS serta memberikan arahan dalam mendukung pelaksanaan lifting.

SKK Migas
SKK Migas

“Saya bangga tahun ini pencapaian lifting tahun ini lebih bagus dan tahun depan diharapkan pencapaian lebih bagus lagi, sehingga target APBN dapat terpenuhi bahkan bisa terlampaui,” kata Fatar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/12).

Saat ini, menurut Fatar, Chevon Pacific Indonesia mengelola lapangan yang cukup besar dan menjadikan blok rokan sebagai selebritis blok migas, dengan akumulasi produksi hingga kini mencapai 12 miliar barrel. CPI adalah KKKS terbesar nomor 2 untuk minyak dan diyakini masih memiliki potensi cekungan migas yang signifikan dan menjadi penopang produksi migas nasional dalam waktu yang Panjang.

“Untuk itu SKK Migas memberikan perhatian khusus agar operasional CPI termasuk pelaksanaan Lifting berjalan dengan baik, “ujarnya.

Sampai 20 Desember lalu, Terminal Dumai telah melakukan frekuensi Lifting 203 kali pengapalan,  untuk domestik 181 pengapalan dan ekspor 22 pengapalan. Adapun Lifting menggunakan pipa sebanyak 571 kali.

Pada sisa Desember ini, lifting akan dilaksanakan pada 26 - 31 Desember dengan menggunakan 5 kapal dengan total kapasitas mencapai 1,128 ribu barrel dan melalui pipa mencapai 634 ribu barrel.

Berdasarkan estimasi SKK Migas, rata-rata Lifting perhari yang telah dilakukan oleh CPI dari Januari – November 2019 mencapai sekitar 190,2 ribu barrel per hari  atau 100,12 % diatas target APBN sebesar 190,0 barrel per hari.

Adapun sepanjang tahun 2019, sampai 30 November kemarin, CPI telah melaksanakan manajemen tanki dalam rangka reduksi deadstock dengan baik yang ditandai dengan penurunan deadstock di tahun 2019 sebesar 13,3 ribu barrel atau turun dari tahun 2018 sebesar 790,6 ribu barrel menjadi 777,3 ribu barrel yang tentunya dapat menambah volume lifting di tahun 2019.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher menambahkan, keberhasilan pengurangan deadstock memberikan manfaat penambahan volume lifting yang dapat meningkatkan pencapaian target lifting minyak mentah dan kondensat.

Tahun 2020 diyakini pelaksanaan lifting di Terminal Dumai akan semakin baik dengan terintegrasinya proses operasi integrated operation center (IOC) yang dikembangkan SKK Migas yang saat ini sudah mencakup 4 module yaitu: production/lifting, PIMS, Vessel Tracking System, Realtime Drilling & Maintenance.

Sementara itu, VP Operation Chevron Pacific Indonesia, Nurhasan mengatakan CPI mendukung penuh pencapaian lifting nasional 2019 secara aman, selamat dan andal. 

CPI, menurut Nurhasan, terus melanjukan upaya maksimal demi peningkatan produksi dan lifting di tahun 2020, antara lain dengan program comprehensive pipeline maintenance (CPM) dengan tujuan memitigasi resiko kebocoran pipa air dan menghindari potensi penghentian produksi, serta mengurangi potensi kehilangan produksi disebabkan peristiwa abnormal seperti congeal, asap dan banjir di sejumlah lokasi di wilayah operasi dengan monitoring dan pencegahan.

“Selain itu, PT CPI bekerja sama dengan aparat keamanan RI dengan giat menjalankan program bersama demi mengurangi potensi kehilangan produksi karena pencurian minyak mentah (illegal tapping) dan pencurian di fasilitas lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan ini manajemen SKK Migas mengecek langsung fasilitas Terminal Minyak Dumai, Tank Farm, Central Pump Station dan Dumai Oil Terminal Control System (DOTCS). Fasilitas-fasilitas ini menggunakan sistem otomatisasi komputer yang mengontrol aliran minyak mentah ke dalam tangki penyimpan dan memompa minyak ke kilang Pertamina atau tanker di dermaga melalui sistem meteran tercatat.

Tangki penyimpan yang dikelola PT CPI berjumlah 16 unit dan memiliki kapasitas total 5,1 juta barel. Selain minyak PT CPI, tangki ini juga menyimpan minyak dari KKKS Riau lainnya yaitu BOB PT BSP-Pertamina  Hulu, SPR Langgak & Pertamina Hulu Energi Siak.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA