Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo (kiri), Direktur Utama BRI Syariah Ngatari (kedua kiri), dan Direktur Utama Bank Mandiri Syariah Toni EB Subari (kanan) disaksikan oleh Ketua Project Management Office sekaligus Wakil Direktur Bank Mandiri Hery Gunardi (kedua kanan) dalam penandatanganan Rancangan Penggabungan Bank Syariah di Jakarta, Selasa (20/10)

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo (kiri), Direktur Utama BRI Syariah Ngatari (kedua kiri), dan Direktur Utama Bank Mandiri Syariah Toni EB Subari (kanan) disaksikan oleh Ketua Project Management Office sekaligus Wakil Direktur Bank Mandiri Hery Gunardi (kedua kanan) dalam penandatanganan Rancangan Penggabungan Bank Syariah di Jakarta, Selasa (20/10)

Wamen BUMN: BSI Siap Diluncurkan 1 Februari.

Rabu, 27 Januari 2021 | 13:59 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan Bank Syariah Indonesia (BSI) akan mulai melakukan legal merger pada awal Februari. BSI merupakan penggabungan tiga bank syariah Himbara, yaitu Mandiri Syariah, BNI Syariah, dan BRI Syariah. Kementerian BUMN akan menjadi ultimate shareholder.

 

“Kami dorong untuk segera di-launching 1 Februari yakni Mandiri Syariah, BNI Syariah, dan BRI Syariah. 1 Februari di-launch jadi entitas baru yakni Bank Syariah Indonesia,” tuturnya dalam diskusi Economy Recovery, Rabu (27/1).

 

Ia mengatakan bahwa BUMN akan terus memperkuat 12 kluster, diantaranya fokus di perbankan, asuransi, energi, kesehatan, infrastruktur, logistik, dan pariwisata pendukung. Klaster yang dibentuk diharapkan mampu menjaga perekonomian nasional di tengah pandemi Covid-19 dan meningkatkan nilai strategis.

 

Lebih lanjut Kartika menyebut, peluncuran BSI diharapkan masuk ke dalam ranking 7 atau 8 sebagai bank terbesar di Indonesia. Kemudian, dalam lima tahun ke depan, bank hasil merger diharapkan masuk dalam top 10 bank terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar. 

 

Sebagai informasi tiga bank yang bergabung di BRIS yakni BRI Syariah, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT BNI Syariah. Ketiganya akan membentuk total aset senilai Rp 214,6 triliun.

 

Sebelumnya, Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan, merger Bank Syariah melalui penggabungan tiga bank syariah milik Himbara akan memiliki modal dan aset yang cukup, baik dari sisi finansial, sumber daya manusia, teknologi informasi, serta produk dan layanan. Sehingga efektifitas dan daya saing akan meningkat, dan dapat memenuhi kebutuhan nasabah sesuai prinsip-prinsip syariah.

 

“Pengembangan dana sosial syariah sebagai bagian dari ekosistem ekonomi dan keuangan syariah juga tengah didorong dan diupayakan,” tuturnya.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN