Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presdir PT Sun Paper Source Ventje Hermanto, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan  Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat pelepasan ekspor tisu di Mojokerto, Kamis (10/6/2021). Foto: Investor Daily/Amrozi Amenan

Presdir PT Sun Paper Source Ventje Hermanto, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat pelepasan ekspor tisu di Mojokerto, Kamis (10/6/2021). Foto: Investor Daily/Amrozi Amenan

Wamendag Sebut Ada 12 Perjanjian Dagang Baru

Jumat, 11 Juni 2021 | 05:07 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

MOJOKERTO, investor.id  - Kementerian Perdagangan terus meningkatkan kinerja ekspor untuk mendorong produk Indonesia di pasar global dengan meningkatkan Free Trade Agreement.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, ke depan yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana dampak dari perjanjian dagang yang diupayakan pemerintah. Bahwa, dengan mempercepat, merealisasi dan mengakselarasi perjanjian seluruh dunia ini akan menjadi salah satu pendukung. Dengan perjanjian dagang biaya masuk nol persen harga produk Indonesia akan lebih kompetitif di pasar global.

“Per hari ini sudah ada 23 perjanjian dagang seluruh dunia yang kita selesaikan, baik secara ratifikasi atau implementasi. Per hari ini kita sedang dan akan menyelesaikan 12 perdagangan dagang, salah satunya dengan Pakistan, yaitu comprehensif economic parnersip agreement. Tambahan 12 sedang on going ini juga termasuk dengan Chile, negara EFTA dan Uni Eropa. Kita usahakan 0% untuk mengurangi beban pengusaha,” katanya katanya di sela pelepasan ekspor tisu bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak di pabrik PT Sun Paper Source (SPS) di Ngoro, Mojokerto, Kamis (10/6/2021).

Selanjutnya, kata dia, terhadap 23 perjanjian dagang itu Kemendag kini terus mengeksplorasi dan mengidentifikasi produk apa yang bisa dibawa ke negara tujuan, contohnya ke Amerika Latin dan Afrika.

“Daftar jenis barang pun juga terus ditambah. Sejauh ini untuk ekspor ke Australia sudah 7.000 daftar dan Hongkong sudah ada 5.000 daftar,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Sun Paper Source (SPS) Ventje Hermanto menyatakan, industri tisu Indonesia cukup berpotensi di pasar global, bahkan potensi itu ditunjukkan di tengah masa pandemi sekarang.

“Didukung pertumbuhan ekonomi Indonesia serta perubahan perilaku masyarakat yang peduli kesehatan membuat industri tisu ini tetap tumbuh. Dengan tidak adanya kendala dan tantangan yang potensi Indonesia untuk menjadi motor industri tisu dunia sangatlah besar,” kata Ventje.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan, hampir seperempat industri di Indonesia ada di Jatim. Karena itu, ia mendukung semua pelaku industri ini berorientasi ke ekspor.

“Dengan adanya Perpres 80/2019 industri yang ada di Gerbangkertasusila bisa lebih kompetitif lagi,” kata Emil.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN