Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Maruf Amin. Sumber: BSTV

Wapres Maruf Amin. Sumber: BSTV

Wapres Ingin Indonesia Manfaatkan Momentum Potensi Pasar Halal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:03 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id -  Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan akan terus mendorong peningkatan produk halal Indonesia di kancah global.Pasalnya potensi pasar produk halal diproyeksi akan mencapai US$3,2 triliun atau setara Rp47.040 triliun (kurs Rp14.700 per dolar AS) pada 2024.

Ia mengatakan Indonesia harus memanfaatkan momentum potensi pasar halal dunia dengan meningkatkan kinerja ekspor.   

Bahkan potensi pasar ini merupakan proyeksi dari The State of Global Islamic Economy Report pada 2019-2020. Estimasi ini muncul dari nilai pasar produk halal berupa makanan dan minuman, pariwisata ramah muslim, gaya hidup, hingga farmasi, yang sudah mencapai US$2,2 triliun pada 2018

"Diproyeksikan akan mencapai US$3,2 triliun pada tahun 2024. Dengan perkiraan penduduk muslim yang akan mencapai 2,2 milliar jiwa pada 2030, maka angka perekonomian pasar industri halal global ini akan terus meningkat dengan pesat," kata Ma'ruf saat membuka Webinar Strategis bertajuk Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Sabtu (24/10).

Oleh karena itu, potensi pasar ini harus terus dikejar dengan meningkatkan kinerja industri dan menghasilkan produk-produk halal yang berdaya saing dan sesuai kebutuhan pasar global.

"Tentunya hal ini merupakan potensi yang sangat besar yang harus dimanfaatkan peluangnya oleh Indonesia dengan memenuhi kebutuhan global melalui ekspor produk halal dari Indonesia," imbuhnya.

Menurutnya untuk menjadikan Indonesia menjadi pusat produsen produk halal dunia, Indonesia memerlukan langkah-langkah strategis yang dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan terkait secara simultan dan kolaboratif.

Ia  mengatakan perlu langkah-langkah strategis tersebut antara lain melalui penguatan industri produk halal dengan beberapa hal. Pertama pembentukan kawasan-kawasan industri halal maupun zona-zona halal di dalam kawasan industri yang sudah ada, sehingga kapasitas produksi produk halal Indonesia bisa meningkat secara signifikan dan terintegrasi, semakin berkualitas serta berdaya saing global.

“Selain itu, kawasan industri halal (KIH) yang tumbuh dan berkembang diharapkan akan menarik perhatian investor global untuk menjadikan Indonesia sebagai global hub produk halal dunia,”tuturnya.

Untuk saat ini, Ma'ruf mencatat baru ada dua kawasan industri halal yang ditetapkan, yaitu Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Banten dan SAFE n LOCK Halal Industrial Park di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sementara enam kawasan lain tengah diajukan permohonan penetapannya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN