Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembukaan Rakernas REI tahun 2020, di Jakarta, Kamis (3/12).

Pembukaan Rakernas REI tahun 2020, di Jakarta, Kamis (3/12).

Rakernas REI 2020

Wapres Puji Konsistensi REI Bangun Perumahan Rakyat

Kamis, 3 Desember 2020 | 16:38 WIB
Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) KH. Dr Ma’ruf Amin memuji konsistensi Real Estat Indonesia (REI) sebagai dalam pembangunan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). REI dinilai sudah membuktikan diri sebagai asosiasi pengembang perumahan dengan capaian pembangunan rumah terbesar selama ini.

Hal tersebut diungkapkan Wapres Ma’ruf saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI tahun 2020 yang untuk pertama kali diselenggarakan secara hybrid, Kamis (3/12).

“Pada kesempatan ini saya atas nama pemerintah menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada REI dan semua anggota yang terlibat dalam upaya memgurangi angka backlog perumahan. REI secara konsisten telah membuktikan diri sebagai asosiasi perumahan dengan capaian pembangunan perumahan terbesar di Indonesia,” ungkap Wapres, dalam siaran pers yang diterima Investor Daily, Kamis (3/12) pagi.

Dia mengatakan, pemerintah percaya bahwa pembangunan perumahan tidak hanya akan berdampak positif terhadap perekonomian tetapi juga akan mengangkat kualitas hidup masyarakat. Hal itu disebabkan sektor perumahan dan properti merupakan klaster industri yang melibatkan lebih dari 150 jenis usaha di sektor riil dan menyerap banyak lapangan kerja.

Oleh karena itu, Wapres menyatakan pembangunan sektor perumahan perlu didukung sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi yang  inklusif dan manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat.

Sejak diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2015, Program Sejuta Rumah (PSR) sampai 16 November 2020 sudah terealisasi sebanyak 5,4 juta unit, dan lebih dari 70% di antaranya dinikmati oleh golongan MBR.

Khusus untuk tahun ini, karena imbas adanya pandemi Covid-19, realisasi PSR per 16 November 2020 hanya 667.554 unit rumah, yang terdiri dari 75% rumah MBR, dan 25% rumah non-MBR (komersial). Karena pandemi ini pula, ujar wapres, rencana capaian REI untuk membangun 239.109 unit rumah MBR mungkin juga belum mencapai target.

Menurut Wapres, kondisi ini menyadarkan semua pihak terutama pemerintah untuk terus memfasilitasi penyediaan perumahan rakyat.

Pemerintah sudah memberikan perhatian khusus kepada sektor perumahan di APBN 2021, dimana telah dialokasikan pembiayaan perumahan sebesar Rp 30 triliun antara lain untuk membiayai skema subsidi selisih bunga (SSB), bantuan uang muka, bantuan PSU, pembangunan rumah umum dan rumah susun, peningkatan kualitas perumahan swadaya dan pembiayaan KPR FLPP sebesar Rp 16,6 triliun untuk 157.500 rumah.

Wapres mengatakan, dirinya beberapa waktu lalu bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan beberapa menteri terkait lainnya juga sudah membahas beberapa langkah kebijakan untuk memacu pertumbuhan dan pemulihan sektor properti.

Saat ini, dikaji skema subsidi dan intervensi yang lebih tepat termasuk antara lain penggunaan sisa anggaran untuk skema SSB dan penggunaan tanah-tanah negara untuk pembangunan perumahan MBR, serta penggunaan Tapera dan skema pembiayaan lain.

Editor : Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN