Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Maruf Amin saat hadir secara langsung di acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan serta peresmian BLK Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

Wapres Maruf Amin saat hadir secara langsung di acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan serta peresmian BLK Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

Wapres Resmikan 1.014 BLK Komunitas di Singaparna

Selasa, 8 Juni 2021 | 11:58 WIB
Markus Junianto Sihaloho

TASIKMALAYA, investor.id  - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meresmikan secara simbolik 1014 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas sebagai wujud program prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk penciptaan SDM kompeten.

Hal itu dilaksanakan Wapres Ma'ruf Amin saat hadir secara langsung di acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan serta peresmian BLK Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

Wapres mengatakan saat ini persaingan dunia sudah semakin ketat. Oleh karenanya, kecepatan, ketepatan, dan efisiensi harus dijadikan fondasi penting untuk bersaing, termasuk persaingan di sektor ketenagakerjaan.

"Tantangan nyata yang dihadapi adalah langkah- langkah strategis apa yang harus kita lakukan dalam menyiapkan SDM yang mampu menghadapi tantangan di masa depan yang diisi oleh teknologi digital seperti big data, artificial intelligence, internet of things," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Salah satu upaya penyiapan SDM tersebut, kata Wapres, dilakukan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Yakni telah membuat program BLK Komunitas sejak tahun 2017.  Tujuannya adalah mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat, mencetak SDM unggul, dan memberikan bekal keterampilan dan kompetensi kerja.

Wapres Maruf Amin saat hadir secara langsung di acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan serta peresmian BLK Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).
Wapres Maruf Amin saat hadir secara langsung di acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan serta peresmian BLK Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

BLK Komunitas adalah unit pelatihan vokasi pada suatu komunitas di Lembaga Pendidikan Keagamaan Non Pemerintah yang meliputi pondok pesantren, seminari, dhammasekha, pasraman, dan Lembaga keagamaan non pemerintah. Serta komunitas serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Alhamdulillah, pada tahun 2020, Kementerian Ketenagakerjaan telah membangun 1.014 BLK Komunitas, sehingga sampai dengan akhir tahun 2020, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah berhasil mendirikan 2.127 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Agar pembangunan BLK Komunitas semakin relevan dengan tujuan pendiriannya, Wapres Ma'ruf mendorong kejuruan pelatihan terus dikembangkan dengan menyesuaikan kebutuhan pasar kerja dan dunia industri (link and match).

Selain itu, pelatihan BLK Komunitas juga mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha dan membuka lapangan kerja baru. Sehingga pada akhirnya dapat menekan angka pengangguran dan memulihkan perekonomian nasional.

Wapres juga mendorong agar peserta pelatihan di BLK Komunitas mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab kecakapan ini nantinya akan berperan dalam menentukan kemajuan bangsa.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan BLK Komunitas ini diharap dapat memberikan bekal keterampilan teknis produksi atau keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja bagi komunitas, pekerja dan masyarakat umum.

Untuk itu, pihaknya telah mengalokasikan program dan anggaran untuk bantuan biaya operasional, serta bantuan program paket pelatihan vokasi.

Di samping itu, Kemnaker juga  menyiapkan program untuk melatih tenaga instruktur dan pengelola BLK Komunitas. Sehingga mereka mampu mengelola BLK Komunitas dengan baik.

Kemnaker mengembangkan program pelatihan vokasi menjadi 23 kejuruan. Diantaranya kejuruan Teknik Otomotif; Teknik Pendingin (Refrigerasi); Teknik Las (Welding); Teknik Konstruksi  Furniture dan Kriya Kayu (Woodworking); Teknik Perkapalan; Instalasi Infrastruktur Telekomunikasi; hingga Perhotelan; Kesehatan Tradisional; Seni Kuliner; dan Hubungan Industrial.

Peresmian BLK Komunitas di Cipasung dilaksanakan secara luring dan daring. Secara luring sebanyak 50 orang perwakilan lembaga penerima bantuan. Dan 964 orang perwakilan lembaga penerima hadir secara daring melalui video conference.

Kegiatan ini diagendakan dihadiri juga Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, bupati Tasikmalaya, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jawa Barat, dan pimpinan Pondok Pesantren Cipasung.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN