Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Danau Toba, Foto: IST

Danau Toba, Foto: IST

Wisata Danau Toba Siap Terima Investasi Triliunan Rupiah

Sabtu, 7 September 2019 | 19:06 WIB

JAKARTA, investor.id – Destinasi superprioritas Danau Toba di Sumatera Utara (Sumut) siap menerima investasi sektor pariwisata triliunan rupiah yang diperoleh dari beberapa investor yang ingin mengembangkan kawasan tersebut.

“Sudah ada penandatanganan nota kesepahaman untuk komitmen investasi di lahan Zona otoritas Danau Tiba dengan total nilai rencana investasi dari tujuh MoU tersebut mencapai sekitar Rp6,1 triliun,” kata Direktur badan Otorita Pelaksanaan (BOP) Danau Toba Arie Prasetyo dalam siran pers Kemenpar yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu.

Arie dalam rakor yang dihadiri oleh Menpar Arief yahya dan Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan di Gedung Serba Guna Universitas Del, Desa Sitoluarma, kecamatan Laguboti, Toba Samosir pada Jumat siang (6/9/2019), mengatakan sudah ada beberapa investor melirik untuk menanamkan modalnya di Danau Toba.

Pihaknya sedang mempersiapkan dokumen perjanjian kerja sama dengan para investor tersebut yang rencananya akan dibahas bersma-sama pada pekan kedua September 2019 ini.

Menurut Menpar langkah tersebut dilaksanakan untuk memastikan pembangunan pariwisata kawasan Danau Toba berjalan sesuai rencana, terutama dalam menyambut penyelenggaraan groundbreaking glamorous camping atau glamping.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

“Pada 10 Oktober 2019, pembangunan jalan sepanjang 1,9 km dengan lebar 7 meter sudah selesai. Sementara penyediaan utilitas dasar lainnya seperti listrik dan air akan rampung pada 2020,” jelas Menpar.

Dalam rapat ini, Arief Yahya juga mengingatkan para bupati untuk memasukkan destinasi wisata di daerahnya masing-masing ke dalam masterplan pembangunan destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba.

“Nantinya akan ada 4 Key Tourism Area (KTA) karena itu jangan sampai ada objek wisata yang tidak terdaftar di masterplan,” imbau Menpar Arief Yahya.

Imbauan yang sama juga disampaikan oleh Menko Luhut Pandjaitan. “Dalam masterplan yang ada akan dikombinasikan antara pembangunan infrastruktur dengan atraksi,” tegas Luhut.

Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: sp.beritasatu.com
Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: sp.beritasatu.com

Selain itu, komitmen pemerintah dalam membangun pariwisata ini juga tercermin pada alokasi anggaran pembangunan yang mengalami kenaikan signifikan.

“Anggaran untuk pembangunan wisata di Danau Toba mencapai Rp2,2 triliun. Naik hingga hampir tiga kali lipat dari tahun 2019 yaitu Rp 821 miliar,” papar Menpar.

Menurut dia, inisiatif pengembangan kawasan Danau Toba ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut.

“Rata-rata pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sejumlah kabupaten sekitar Danau Toba adalah sebesar 79% akibat tumbuhnya sektor pariwisata,” ujarnya.

Branding yang ingin dibangun untuk Danau Toba adalah Supervolcano Geopark.  “Pada 4 September 2019, Danau Toba sudah mendapat predikat UNESCO Global Geopark (UGG). Hal ini menjadikan positioning untuk menjadikan Danau Toba destinasi wisata kelas dunia semakin kuat. Ujar Menpar. (gr)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN