Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio. Foto: Antaranews

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio. Foto: Antaranews

Wishnutama Diharapkan Atasi 5 Persoalan Pariwisata

Eva Fitriani, Senin, 4 November 2019 | 11:50 WIB

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio diharapkan mampu mengatasi lima persoalan industri pariwisata yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

"Pertama, bagaimana meningkatkan pendapatan devisa terkait pengeluaran dan lama masa tinggal wisatawan mancanegara (wisman),” kata pakar marketing pariwisata halal Bayu Endro Winarko di Jakarta, Senin (4/11).

Bayu yang juga pernah menjadi Tim Ahli Tourism 4.0, menekankan persoalan kedua terkait pengembangan program-program untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia yang masih rendah.

Dia melanjutkan, persoalan ketiga yakni program peningkatan kesiapan dan daya dukung destinasi wisata, seperti situasi keamanan, transportasi, hotel, akomodasi, dan kesiapan masyarakat menyambut tamu di daerah mereka. “Keempat, adanya program peningkatan kualitas, profesionalisme, dan jumlah SDM pariwisata,” kata Bayu.

Terakhir, kata dia, soal pembenahan infrastruktur dan konektivitas yang mudah dan nyaman bagi wisatawan mancanegara. Bayu mendorong Menparekraf Wishnutama dan Wamenparekraf Angela Tanoesudibjo untuk belajar dari Portugal yang sukses menjadi The World’s Leading Destination.

"Kita bisa mengadopsi dan mengadaptasi cara Portugal. Setidaknya arah kebijakan boleh diarahkan kepada peningkatan ekosistem usaha pariwisata, termasuk menyesuaikan dengan era Tourism 4.0," kata dia.

Peningkatan Access, Amenity, dan Attraction, serta kenyamanan dan keamanan lingkungan destinasi pariwisata, menurut Bayu, juga perlu mendapat perhatian khusus. "Peningkatan citra melalui komunikasi pemasaran yang terintegrasi dan pembangunan SDM pariwisata, juga harus ditingkatkan. Manusia harus menjadi jantung industri pariwisata dan sudah selayaknya menjadi prioritas kebijakan Kemenparekraf," ujar dia.

 

 

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA