Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chief Business Officer RFB Isriyetti Ifwan

Chief Business Officer RFB Isriyetti Ifwan

Meski Pandemi, RFB-AXA Tower Justru Cetak Lonjakan Margin Jadi US$ 40 Juta

Kamis, 9 September 2021 | 12:17 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id – PT Rifan Financindo Berjangka cabang AXA Tower, Jakarta (RFB-AXA Tower), mencatat kenaikan marjin sebesar 91,99% menjadi US$ 40 juta hingga Juli 2021, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 20,83 juta. Bahkan, raihan tersebut setara dengan pencapaian RFB-AXA Tower sepanjang 2020.

Sedangkan target total margin perseroan hingga akhir tahun ini diproyeksikan mencapai US$ 70 juta. Angka ini setara dengan peningkatan hingga tujuh kali pilat dari target perusahaan untuk masing-masing cabang sebanyak US$ 10 juta per unit.

Sejalan dengan kenaikan margin tersebut, RFB-AXA Tower membukukan pertumbuhan volume transaksi sebanyak 59,92% menjadi 357.109 lot. Begitu juga dengan total nasabah baru hingga Juli 2021 mencapai 928 nasabah dengan kenaikan 69,03%.

Chief Business Officer RFB Isriyetti Ifwan mengatakan, lonjakan kinerja di tengah pandemi Covid-19 ini didukung atas keberhasilan strategi yang diterapkan RFB-AXA melalui optimalisasi platform media online.

“Kami melakukan shifting sekitar pertengahan tahun lalu dengan mempelajari beragam fungsi media sosial dan media digital lainnya untuk mengatasi tantangan bekerja selama pandemi,” ujarnya melalui siaran pers diterima Investor Daily di Jakarta, Kamis (9/9).

Ketika masa pandemi Covid-19 tiba, dia mengatakan, kegiatan tatap muka menjadi terbatas, seperti edukasi dan bertemu dengan nasabah. Hal ini sempat berimbas terhadap bisnis perusahaan dalam beberapa bulan, sehingga perseroan mulai menerapkan strategi baru.

Menurut dia, beberapa aplikasi media digital kemudian menjadi andalan, seperti meeting via online, e-company profile, dan e-training. Ternyata cara ini membuahkan hasil yang besar yang ditunjukkan dengan jumlah nasabah baru meningkat tajam. Hampir 60% nasabah baru diperoleh dari edukasi secara online.

“Sekarang tak ada kendala dengan kebijakan PPKM, karena kegiatan edukasi ke nasabah bisa dilakukan oleh tim business consultant di manapun tanpa harus ke kantor,” terang Yetti.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN